Pengurus
Yuk, Kurangi Risiko Kanker dengan Konsumsi Makanan dan Minuman Ini

Makanan dan minuman tertentu memiliki manfaat yang sangat baik bagi kesehatan. Beberapa di antaranya bahkan dapat menurunkan risiko kanker. Mari cari tahu lebih lanjut, jenis makanan dan minuman apa saja yang dapat menurunkan risiko terjadinya kanker!

Sebagian jenis makanan dan minuman diketahui dapat menurunkan risiko kanker. Makanan dan minuman ini sangat dianjurkan, terutama bagi kamu yang sering mengonsumsi makanan dan minuman dengan bahan kimia tambahan, seperti pewarna, penyedap rasa, dan pengawet buatan.

Makanan dan Minuman yang Dapat Menurunkan Risiko Kanker

Makanan dan minuman untuk mengurangi risiko kanker sebenarnya serupa dengan asupan yang dianjurkan dalam pola makan sehat, yaitu buah, sayur, dan gandum utuh. Makanan-makanan ini rendah kandungan lemak dan kalori, namun kaya akan antioksidan yang membantu menurunkan risiko kanker.

Namun, beberapa jenis makanan dan minuman memiliki kadar antioksidan yang lebih tinggi, sehingga sangat baik untuk mengurangi risiko kanker:

Brokoli

Brokoli mengandung sulforaphane yang diyakini bermanfaat sebagai zat antikanker. Dalam sebuah hasil uji coba, ditemukan bahwa sulforaphane dapat mengurangi ukuran dan jumlah sel kanker payudara hingga 75%, serta menurunkan risiko terjadinya kanker usus.

Bawang putih

Siapa sangka, kandungan bawang putih yang berbau khas ini dapat mencegah pembentukan sel kanker lho! Terutama kanker yang menyerang organ pencernaan, seperti kanker lambung, kanker usus, dan kanker esofagus.

Untuk mendapatkan manfaat bawang putih secara maksimal, coba deh diamkan dulu bawang putih yang sudah dikupas dan dipotong, selama 15-20 menit sebelum dimasak. Cara ini dapat mengaktifkan enzim dalam bawang putih dan melepaskan senyawa yang mampu melindungi tubuh dari kanker.

Kunyit

Sering menggunakan kunyit untuk memasak? Rempah ini mengandung kurkuma yang diyakini dapat menghambat perkembangan sel-sel kanker, memperlambat penyebaran kanker, dan mengecilkan tumor.Konsumsilah ½ - 3 sendok teh bubuk kunyit per hari. Kamu dapat menggunakan bubuk kunyit untuk menambah rasa masakan, selain untuk mendapatkan manfaatnya bagi kesehatan. Kamu juga bisa mencampur dengan lada hitam, untuk mempercepat penyerapannya.

Buah beri

Kelompok buah beri, seperti strawberry dan blueberry, kaya akan pigmen anthocyanin yang merupakan antioksidan. Dalam sebuah uji coba, ditemukan bahwa ekstrak beri dapat mengurangi perkembangan sel kanker hingga 7%.

Ikan dengan asam lemak omega-3

Beberapa jenis ikan, seperti tuna dan salmon, mengandung asam lemak omega-3 yang dapat mengurangi risiko terjadinya kanker prostat. Dengan mengonsumsi setidaknya 2 porsi ikan berlemak per minggu, kamu mendapatkan satu dosis asam lemak omega-3 dan vitamin D untuk membantu mencegah kanker.

Tomat

Warna merah pada tomat menunjukkan bahwa sayur ini mengandung likopen, yang dapat mengurangi risiko kanker prostat. Tambahkan dua buah tomat sehari dalam menu harianmu. Kamu bisa menyajikan tomat sebagai lalapan saat menyantap ayam goreng, menjadikannya bahan campuran sambal, atau mengolahnya bersama sayuran hijau menjadi masakan.

Teh hijau

Secangkir teh hijau mengandung 100-200 miligram bahan antikanker, yaitu antioksidan dan epigallocatechin-3 gallate. Kedua senyawa ini dipercaya dapat mengurangi risiko kanker.

Hal yang tak kalah penting, cukupilah kebutuhan nutrisi harianmu. Utamakan nutrisi dari buah dan sayuran segar, ketimbang nutrisi dari suplemen. Selain tidak alami, beberapa suplemen bahkan diduga dapat meningkatkan risiko kanker. Jadi jika asupan nutrisi dari makanan saja tidak cukup dan kamu ingin melengkapinya dari suplemen, konsultasikan dahulu dengan dokter ya!

Mulai sekarang, yuk tambahkan makanan dan minuman di atas dalam menu harianmu, agar badanmu tetap sehat dan kanker enggan mendekat.

Sumber : AloDokter.Com