Pengurus
Yuk Bunda, Lakukan Gerakan Olahraga Ini Bersama Bayi

Bunda yang baru melahirkan, siapa bilang setelah punya bayi tidak bisa berolahraga? Jangan khawatir, Si Kecil tidak perlu dititipkan kok. Ajak olahraga bersama saja. Ada banyak gerakan olahraga yang bisa dilakukan di rumah atau di taman bersama bayi.

Berbagai hal yang harus dihadapi Bunda setiap hari, seperti sulit tidur, pekerjaan rumah menumpuk dan tangisan Si Kecil, mungkin membuat olahraga menjadi hal terakhir yang ingin Bunda lakukan. Tenang saja, olahraga tidak harus dilakukan dengan pergi keluar rumah atau bergabung di klub kebugaran kok, Bun!

Bergerak Bersama Si Kecil

Gerakan-gerakan sederhana di rumah bisa membantu mengencangkan otot, menurunkan berat badan, sekaligus membuat Bunda bisa bersenang-senang tanpa meninggalkan anak. Ini beberapa gerakan yang dapat dicoba:

Squat bersama bayi

Gendong Si Kecil dengan gendongan di depan tubuh. Berdiri dan buka kaki selebar bahu. Sambil tarik napas, turunkan badan seperti hendak duduk, hingga lutut menekuk 90 derajat. Masukkan perut, punggung lurus, pusatkan berat badan pada tumit. Buang napas sambil berdiri kembali ke posisi semula. Ulang dalam 3 sesi, masing-masing sebanyak 12 kali.

Memindahkan bayi

Duduk dengan bayi di pangkuan, menghadap Bunda. Kemudian, tekuk lutut ke arah dada dan letakkan telapak kaki di lantai. Sedikit condongkan badan ke belakang sehingga tubuh membentuk menyerupai huruf V. Perlahan pindahkan bayi ke sisi kanan pinggang. Tahan beberapa saat, kemudian pindahkan ke sisi kiri badan.

Mengangkat bayi

Ulang posisi di atas, tapi kali ini dengan menekuk dan mengangkat tungkai membentuk sudut 90 derajat. Perlahan angkat bayi dan biarkan ia duduk di lutut Bunda. Tahan hingga lima kali menarik napas dan dan mengembuskannya. Kemudian ulang 2 kali lagi setelah istirahat 30 detik.

Berjalan dengan mendorong stroller bayi

Berjalan kaki di taman sambil mendorong stroller dengan Si Kecil di dalamnya termasuk olahraga juga lho, Bunda. Agar lebih membakar kalori, Bunda bisa berhenti tiap beberapa menit sekali. Kemudian setelah mengunci rem stroller, Bunda dapat melakukan beberapa gerakan, seperti jumping jacks atau lompat sambil membuka kaki selebar bahu dan tangan ke atas. Lakukan kurang lebih 30 detik. Lanjutkan berjalan sambil mendorong stroller, kemudian berhenti dan lakukan gerakan lain, misalnya squats.

Senam Kegel sambil memangku bayi

Senam Kegel dapat dilakukan bahkan saat sedang memangku bayi. Sambil duduk, kencangkan otot panggul bawah. Gerakan ini dapat dilakukan dengan posisi seakan-akan Bunda ingin menghentikan aliran urine saat buang air kecil. Tahan 3 detik, kemudian kembali relaks 3 detik. Ulang hingga 10 kali, sebanyak 3 kali sehari.

Tengkurap dengan bayi di hadapan Bunda

Berbaringlah tengkurap. Posisikan Si Kecil di hadapan Bunda. Lipat kedua tangan di depan, letakkan di bawah dagu. Angkat kaki dan tungkai bawah ke atas, hingga lutut membentuk sudut 90 derajat. Perlahan, angkat paha dari lantai, dengan lutut masih ditekuk. Tahan hingga 20 detik. Ulang 3-5 kali.

Namun harus Bunda ingat, gerakan-gerakan tersebut dapat Bunda lakukan bersama Si Kecil apabila ia sudah dapat duduk dengan tegak ya, Bun.

Selain berolahraga sendiri bersama Si Kecil, Bunda bisa juga mencoba olahraga bersama pasangan atau para ibu-ibu lain. Dengan begitu, Bunda bisa bergantian dengan pasangan atau teman untuk menjaga bayi. Jika bayi sudah cukup umur, berenang juga bisa menjadi olahraga yang menyenangkan untuk Bunda dan pengalaman baru untuk Si Kecil.

Ada beragam manfaat olahraga bagi ibu yang baru melahirkan, termasuk membantu mengurangi risiko depresi setelah melahirkan. Selain itu, ibu yang bugar dan kuat akan memiliki lebih banyak energi untuk mengasuh anak. Jadi, jangan tunda lagi untuk berolahraga bersama bayi agar tetap sehat ya, Bunda.

Sumber : AloDokter.Com