Pengurus
Tertarik Melakukan Tanam Benang? Baca Dulu Infonya di sini!

Metode tanam benang semakin banyak dikenal di dunia kecantikan. Tanam benang kerap dipakai untuk membuat wajah terlihat lebih muda, seperti mengencangkan kulit dan menghilangkan keriput. Metode ini termasuk peremajaan kulit wajah tanpa operasi, dilakukan dengan penanaman benang pada jaringan bawah kulit.

Tidak seperti operasi plastik, meremajakan kulit dengan tanam benang tidak membutuhkan banyak tindakan pada jaringan kulit. Selain itu, proses pengerjaan dan waktu pemulihannya juga lebih cepat. Prosedurnya juga cenderung tidak menyakitkan serta harganya tidak menguras kantong.

Seperti Apa Prosedur Tanam Benang?

Sebelum menjalani tanam benang, dokter akan menyuntik atau mengoleskan obat bius lokal di area wajah yang akan dilakukan proses tanam benang. Setelah itu, dokter mulai memasukkan benang khusus ke bawah kulit. Benang yang tertanam di bawah kulit wajah berguna untuk menciptakan efek yang bisa mengangkat kulit yang kendur dan mengencangkan jaringan lunak pada wajah.

Prosedur tanam benang biasanya memakan waktu sekitar 30-40 menit. Usai melakukan tanam benang, kamu sudah bisa meninggalkan rumah sakit atau klinik kecantikan. Dalam 1-2 hari, hasilnya sudah dapat terlihat.

Efek Samping dan Risikonya

Usai menjalani tanam benang, efek samping yang mungkin terjadi yaitu nyeri di belakang telinga dan rasa tidak nyaman pada wajah. Selain itu, ada pula kemungkinan timbul pembengkakan, memar, atau sulit membuka mulut setelah tanam benang dilakukan. Sebagian orang perlu untuk izin tidak masuk kerja selama 1-2 minggu hingga kondisi kembali pulih.

Apabila pasca tanam benang dilakukan kulit wajah terlihat sedikit mengerut, jangan khawatir berlebih. Ini biasanya dapat memudar dalam kurun waktu 14-21 hari. Meski prosedur ini tergolong tindakan yang minim invasif, risiko mengalami komplikasi tetap ada. Berikut beberapa risiko komplikasi yang mungkin terjadi:

Infeksi
  • Nyeri di area ujung benang.
  • Akumulasi darah (hematoma)
  • Benang putus
  • Benang bergeser
  • Benang dapat terlihat
  • Untuk itu, penting melakukan kontrol pasca tindakan ke dokter, guna mendapat pemeriksaan untuk mencegah komplikasi yang tidak diinginkan.

    Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Melakukan Tanam Benang

    Prosedur tanam benang memang bisa membantu meremajakan kulit wajah. Ketimbang operasi plastik, mengencangkan wajah dengan cara ini masih dapat dikatakan terjangkau.

    Tapi, peremajaan kulit memakai metode tanam benang sifatnya hanya sementara. Efeknya hanya berlangsung satu hingga dua tahun saja. Setelah itu, benang baru harus kembali ditanam untuk menjaga tampilan kulit wajah Anda.

    Melihat efek samping dan risiko yang mungkin dapat terjadi saat prosedur, apalagi jika Anda harus mengulang-ulang tindakan yang sama guna mempertahankan efeknya, para ahli menetapkan bahwa tanam benang tidak cocok digunakan untuk peremajaan kulit.

    Jika Anda ingin mencoba tanam benang, disarankan untuk konsultasi ke dokter untuk mengetahui sisi positif dan negatif secara menyeluruh dari prosedur ini.

    Sumber : AloDokter.Com