loading...
Pengurus
Telinga seperti Tersumbat, Coba Obat Telinga Ini

Apakah Anda pernah merasa telinga seperti tersumbat? Kondisi ini tentu membuat Anda merasa tidak nyaman dan mengganggu aktivitas. Telinga tersumbat bisa diatasi dengan cara tertentu atau mengonsumsi obat telinga. Namun, Anda harus mengetahui penyebabnya terlebih dahulu.

Masalah pada telinga, seperti terasa tersumbat, bisa terjadi akibat beberapa hal. Di antaranya adalah sinusitis, pilek, alergi, atau karena perubahan ketinggian saat naik pesawat. Untuk memahami lebih jauh beragam penyebab telinga seperti tersumbat, Anda bisa menyimak ulasannya di bawah ini.

Penyumbatan Sinus

Rongga sinus dan liang telinga terhubung di dalam kepala. Akibatnya, sumbatan pada sinus, yang biasanya disertai juga dengan hidung tersumbat, dapat memengaruhi tekanan di dalam telinga.

Telinga yang tersumbat akibat sinus bisa diredakan dengan cara:

Mengeluarkan udara dari hidung dengan lembut. Caranya, tutup salah satu lubang hidung dan keluarkan udara melalui hidung.
  • Menyemprotkan larutan bilas hidung dari air garam untuk membantu mengencerkan lendir, atau meletakkan kain kompres hangat di wajah beberapa kali sehari.
  • Mengonsumsi obat pereda nyeri, seperti paracetamol, untuk meringankan sakit telinga.
  • Mengonsumsi obat dekongestan atau menggunakan obat semprot hidung, guna membantu meringankan penyumbatan sinus dan telinga tersumbat.
  • Menjaga kepala agar tetap tegak. Membungkuk dengan posisi kepala berada di bawah hanya akan memperparah tekanan pada telinga.
  • Menghindari suhu ekstrim (terlalu panas atau terlalu dingin), karena dapat memperburuk masalah pada telinga.
  • Mengalami Pilek

    Saat pilek, hidung biasanya akan tersumbat karena adanya proses peradangan pada saluran napas yang berhubungan dengan saluran telinga. Ketika peradangan akibat pilek mereda, gejala sumbatan pada telinga dan hidung juga akan reda. Jika telinga masih seperti tersumbat saat pilek sudah mereda, Anda bisa mengatasinya dengan beberapa cara berikut:

    Melegakan telinga yang tersumbat dengan menelan, menguap, atau mengunyah permen karet bebas gula.
  • Mengambil napas dalam-dalam dan keluarkan udara dari kedua lubang hidung yang dijepit dengan jari-jari tangan dan mulut tertutup. Bila terdengar bunyi ‘plop’ dari dalam telinga, maka Anda berhasil.
  • Mengonsumsi obat telinga tersumbat, seperti dekongestan dan steroid topikal untuk hidung, atau menggunakan tabung ventilasi. Anda disarankan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelumnya.
  • Penumpukan Kotoran Telinga

    Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi telinga seperti tersumbat akibat penumpukan kotoran.

    Yang pertama, dokter dapat memberikan obat tetes telinga untuk membantu melunakkan kotoran telinga, sehingga lebih mudah keluar dan dibersihkan. Setelah 1-2 hari sejak meneteskan obat telinga tersebut, semprotkan air hangat perlahan ke dalam telinga. Lalu, miringkan kepala agar air mengalir keluar. Terakhir, keringkan liang telinga luar dengan handuk bersih.

    Yang kedua, dokter akan melakukan pengangkatan kotoran dengan menggunakan alat kecil melengkung (kuret), dan alat hisap.

    Kemasukan Air

    Telinga kemasukan air biasanya tidak membutuhkan obat telinga khusus, dan akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari. Jika mengalami kondisi ini, Anda disarankan untuk menjaga telinga tetap kering dengan tidak berenang atau menyelam, memakai penutup kepala ketika mandi, tidak menggunakan ear plug ketika mendengarkan musik atau menonton video, dan mengonsumsi paracetamol jika telinga terasa sakit.

    Naik Pesawat atau Berada di Dataran Tinggi

    Biasanya, telinga yang terasa seperti tersumbat ketika kita naik pesawat, akan hilang dengan sendirinya. Namun jika Anda merasa tidak nyaman, cobalah untuk menguap, mengunyah permen karet, mengisap gula batu, minum air, atau menutup telinga dengan penutup khusus.

    Jika telinga masih terasa seperti tersumbat atau bahkan menjadi nyeri setelah menerapkan berbagai obat telinga di atas, segera periksakan diri ke dokter. Mungkin dokter akan merekomendasikan Anda ke dokter spesialis THT (telinga, hidung, tenggorokan) jika kondisi yang Anda alami cukup serius. Dokter akan memberikan penanganan dan pengobatan yang tepat sesuai gangguan yang Anda alami.

    Sumber : AloDokter.Com