Pengurus
Saat yang Tepat Melakukan Operasi Hernia di Lipatan Paha

Hernia lipatan paha tidak selalu berbahaya, tetapi penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam nyawa. Untuk itu, operasi hernia perlu dilakukan.

Hernia lipatan paha terjadi ketika usus keluar dari rongga perut, dan menonjol di daerah lipatan paha atau selangkangan. Tonjolan akan semakin terlihat dan bisa terasa sakit, terutama saat batuk, membungkuk, atau mengangkat benda berat. Selain nyeri, tonjolan tersebut juga bisa menimbulkan sensasi seperti terbakar dan rasa berat atau tidak nyaman di area selangkangan.

Kondisi Berbahaya yang Memerlukan Operasi Hernia Segera

Hernia merupakan penyakit yang tidak berbahaya, kecuali bila usus yang keluar tersebut terjepit di dinding perut. Bagian usus yang terjepit tidak dapat dilalui oleh makanan, sehingga akan menyebabkan sumbatan pada saluran cerna.

Selain itu, usus yang terjepit juga bisa tidak mendapatkan aliran darah, sehingga jaringan usus di bagian tersebut akan mati. Bila tidak segera dioperasi, kondisi ini dapat mengancam nyawa.

Gejala hernia yang terjepit meliputi:

Mual dan muntah
  • Nyeri hebat dan mendadak
  • Tidak bisa kentut atau BAB
  • Tonjolan hernia berubah warna menjadi merah keunguan
  • Demam
  • Kapan Operasi Hernia di Lipatan Paha Perlu Dilakukan?

    Selain untuk mengatasi hernia di lipatan paha, operasi hernia atau operasi turun berok juga bertujuan untuk menghindari komplikasi usus terjepit. Pada awal kemunculan penyakit, operasi hernia sebenarnya tidak selalu diperlukan dan dapat ditunda, karena yang menonjol di selangkangan atau lipat paha hanya sedikit dari jaringan lemak. Kondisi ini tidak berisiko menyebabkan usus terjepit.

    Walaupun operasi dapat ditunda, penderita hernia perlu melakukan pemeriksaan ke dokter bedah setahun sekali, agar kondisinya dapat terus dipantau. Penderita hernia juga harus segera memeriksakan diri ke dokter jika gejala yang dirasakannya semakin memburuk.

    Meski awalnya tidak ada keluhan, tetapi seiring perkembangan penyakit, hernia dapat menimbulkan gejala yang makin lama makin memburuk. Tidak hanya lemak, usus juga akan ikut terperangkap dan membuat tonjolan menjadi lebih besar.

    Tonjolan ini dapat menimbulkan nyeri perut yang sangat mengganggu. Tonjolan juga dapat turun hingga ke dalam kantung buah zakar. Pada kondisi inilah, dokter bedah akan melakukan operasi hernia.

    Kesimpulannya, operasi hernia dilakukan untuk mengatasi hernia dan mencegah munculnya komplikasi. Operasi boleh ditunda jika penderita hernia tidak merasakan keluhan. Namun jika hernia sudah menimbulkan keluhan yang sangat mengganggu, apalagi bila usus yang menonjol sudah terjepit, maka operasi hernia perlu segera dilakukan. Untuk mengetahui lebih jelas mengenai teknik operasinya, Anda bisa berkonsultasi langsung dengan dokter bedah.

    Ditulis oleh:

    dr. Sonny Seputra, M.Ked.Klin, SpB (Dokter Spesialis Bedah)

    Sumber : AloDokter.Com