Pengurus

Penderita diabetes memang tidak boleh mengonsumsi makanan dan minuman sembarangan. Salah satunya adalah minuman beralkohol. Sayangnya, ada beberapa penderita diabetes yang tetap nekat meminumnya demi mendapatkan kepuasan, apalagi saat berkumpul dengan teman-teman atau berpesta. Padahal, dampak alkohol bagi kondisi penderita diabetes bisa sangat membahayakan.

Dampak alkohol jika diminum penderita diabetes

Tak hanya membuat mabuk, alkohol juga bisa memberikan efek lain pada kadar gula darah dan fungsi pankreas. Semakin banyak konsumsi alkohol, semakin buruk pula dampaknya bagi penderita diabetes.

Sebagai informasi, organ pankreas di dalam tubuh kita memproduksi hormon insulin, hormon yang mengendalikan kadar gula darah dan mengubahnya menjadi sumber energi. Jika fungsi pankreas terganggu, maka produksi insulin bisa tidak maksimal dan membuat kadar gula darah menjadi kacau. Hanya saja, ada organ lain yang juga memiliki peran dalam pengendalian kadar gula darah. Hormon tersebut adalah hati.

Hati mampu melepas glukosa dari glikogen atau karbohidrat cadangan di dalam tubuh. Hati juga bisa memproduksi glukosa yang berasal dari asam amino. Masalahnya adalah jika sampai kita meminum alkohol, maka fungsi hati juga akan ikut terganggu sehingga membuat kondisi kadar gula darah ikut terpengaruh.

Alkohol bisa menurunkan fungsi obat diabetes

Selain mempengaruhi hati dan pankreas, alkohol ternyata juga bisa menurunkan fungsi obat diabetes dengan signifikan. Padahal, banyak penderita diabetes yang menggantungkan hidupnya pada obat-obatan demi mengendalikan kadar gula darah dan mencegah komplikasi.

Jika penderita diabetes minum alkohol, maka kandungan di dalam minuman ini akan memberikan dampak hingga 12 jam setelah meminumnya. Sebagai contoh, kadar gula darah bisa anjlok secara drastis, khususnya pada mereka yang membutuhkan suntik insulin atau obat-obatan demi mengendalikan kadar gula darah. Padahal, jika sampak kadar gula darah anjlok, berbagai fungsi tubuh akan menurun dan bisa membuat penderita diabetes kehilangan kesadaran atau bahkan kehilangan nyawa.

Cara alkohol dalam merusak fungsi hati

Hati akan segera memetabolisme alkohol yang masuk ke dalam tubuh kita. Hanya saja, kapasitas fungsi alkohol sangatlah terbatas. Jika konsumsi alkohol berlebihan, maka kinerjanya akan menjadi terlalu berat sehingga membuat produksi energi tubuh dari glukosa menurun dengan signifikan. Hal inilah yang akhirnya membuat kadar gula darah anjlok.

Kadar gula darah yang sangat rendah ini dalam dunia medis disebut sebagai hipoglikemia, salah satu komplikasi diabetes yang sangat berbahaya dan bisa saja menyebabkan efek yang lebih serius.

Hipoglikemia mampu menyebabkan ketoasidosis

Hipoglikemia jika terjadi pada penderita diabetes akan membuat tubuh tidak lagi mendapatkan sumber energi mengingat rendahnya kadar gula darah. Tubuh pun akan berusaha untuk mencari sumber energi lain, yakni tumpukan lemak atau keton. Proses pengubahan keton menjadi energi ini disebut sebagai ketoasidosis. Masalahnya adalah keton ini bisa menjadi racun pada tubuh dan membahayakan kesehatan.

Mungkinkah penderita diabetes sesekali mengonsumsi minuman beralkohol?

Pakar kesehatan menyarankan penderita diabetes untuk menghindari minuman beralkohol. Hanya saja, jika memang gaya hidup menuntut kita untuk setidaknya sesekali meminumnya untuk perayaan atau acara tertentu, kita bisa saja meminumnya asalkan harus berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu untuk memastikan apakah minum alkohol masih aman bagi kondisi diabetes atau tidak.

Jika memang diperbolehkan, sebaiknya membatasi asupan alkohol sekitar setengah atau satu cangkir saja. Selain itu, konsumsi alkohol seperti bir juga sebaiknya tidak dikonsumsi saat perut kosong demi mencegah komplikasi.

Sumber : DokterSehat.Com