Pengurus
obat-neurosanbe-doktersehat

Neurosanbe obat apa? Neurosanbe adalah suplemen dengan kandungan vitamin B kompleks, yaitu vitamin B1, vitamin B6, dan vitamin B12. Obat ini biasa digunakan untuk memenuhi kebutuhan vitamin B kompleks yang terkandung di dalamnya dan beberapa kondisi terkait defisiensi vitamin B kompleks tersebut.

Ketahui lebih lanjut tentang kandungan, manfaat, dosis, efek samping, dan lainnya tentang Neurosanbe melalui artikel ini.

Kandungan Neurosanbe

Neurosambe tersedia dalam bentuk tablet salut film. Setiap tablet obat Neurosanbe memiliki kandungan vitamin B kompleks dengan rincian berikut ini:

1. Vitamin B1 (Thiamin)

Setiap tablet Neurosanbe memiliki kandungan 100 mg vitamin B1. Vitamin B kompleks yang satu ini memiliki berbagai peran dalam tubuh, salah satunya adalah untuk menjaga beberapa fungsi tubuh seperti sistem saraf, otot, dan jantung agar dapat bekerja dengan baik.

2. Vitamin B6 (Pyridoxin) 100 mg

Kandungan obat Neurosanbe yang kedua adalah 100 mg vitamin B6. Fungsi asupan vitamin B6 dalam tubuh adalah seperti mengatasi mual saat kehamilan dan menjaga beberapa fungsi tubuh seperti fungsi darah, kulit, hingga sistem saraf pusat.

3. Vitamon B12 5000 mcg

Salanjutnya adalah vitamin B12 dengan kompisisi sebanyak 5000 mcg dalam setiap tablet Neurosanbe. Vitamin B12 berpedan dalam penbentukan DNA dan mecegah anemia. Selain itu, vitamin B12 juga memiliki peran dalam fungsi sel saraf.

Selain Neurosanbe 5000, terdapat juga sediaan Neurosanbe Plus yang memiliki kandungan bahan aktif tambahan Metampiron.

Manfaat Neurosanbe

Manfaat obat Neurosanbe secara umum adalah untuk memenuhi kebutuhan vitamin B1, vitamin B6, dan vitamin B12. Selain itu, suplemen ini digunakan untuk mengatasi beberapa kondisi akibat kekurangan vitamin B kompleks seperti berikut ini:

  • Neuralgia atau nyeri saraf
  • Mencegah penyakit beri-beri
  • Mencegah metabolisme protein
  • Mengatasi anemia defisiensi vitamin B

Selain manfaat Nerosanbe di atas, obat Neurosanbe juga bermanfaat untuk mencegah dan mengatasi beberapa masalah lain yang terkait dengan kekurangan vitamin B kompleks.

Dosis Neurosanbe

Setiap tablet obat Neurosanbe mengandung 100 mg vitamin B1, 100 mg vitamin B6, dan 5000 mcg vitamin B12. Dosis Neurosanbe bisa berbeda, bergantung pada kondisi pasien. Dosis Neurosanbe yang disarankan adalah sebanyak 1 tablet, diberikan 3 kali sehari.

Dosis maksimalnya adalah 4 tablet per hari. Dosis Neurosanbe tersebut adalah dosis untuk dewasa. Dosis untuk anak-anak tidak ditemukan, yang artinya penggunaan suplemen ini pada anak-anak belum diketahui efektivitas dan juga efek sampingnya, sehingga penggunaannya tidak disarankan.

Gunakanlah suplemen sesuai dosis yang disarankan dokter dan jangan mengganti dosis tanpa berdoskusi dengan dokter atau apoteker sebelumnya.

Petunjuk Penggunaan Neurosanbe

Penggunaan obat Neurosanbe sebaiknya digunakan sesuai dengan aturannya. Berikut adalah petunjuk penggunaan Neurosanbe:

  • Obat Neurosanbe dapat digunakan bersama atau tanpa makanan, tapi sebaiknya gunakan setelah makan untuk mencegah gangguan pada sistem
  • Gunakan Neurosanbe sesuai dengan dosis yang disarankan.
  • Gunakan Neurosanbe pada waktu yang sama setiap harinya.
  • Jika dosis terlewat, segera konsumsi obat saat ingat. Namun jika dekat dengan dosis selanjutnya, maka cukup konsumsi dosis selanjutnya saja.
  • Jika tidak sengaja mengonsumsi Neurosanbe melebihi dosis yang disarankan, segera konsultasikan ke dokter.

Petunjuk Penyimpanan Neurosanbe

Berikut adalah petunjuk penyimpanan Neurosanbe yang harus diperhatikan:

  • Simpan Neurosanbe pada tempat yang sejuk pada suhu sekitar 15°-25°C.
  • Simpan Neurosanbe di tempat kering dan tidak lembap.
  • Hindari Neurosanbe dari cahaya atau sinar matahari langsung.
  • Hindari Neurosanbe dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Efek Samping Neurosanbe

Penggunaan Neurosanbe relatif aman karena Neurosanbe merupakan jenis suplemen. Meskipun begitu, masih terdapat beberapa risiko efek samping yang mungkin terjadi. Berikut adalah efek samping obat Neurosanbe yang mungkin terjadi:

  • Reaksi alergi
  • Keringat berlebih
  • Kelelahan
  • Kesemutan hingga kulit mati rasa
  • Perubahan warna urin
  • Pembengkakan
  • Diare
  • Mual dan muntah
  • Gelisah

Efek samping tidak selalu terjadi. Efek samping kemungkinan dapat terjadi akibat penggunaan dosis terlalu besar, penggunaan jangka panjang, atau akibat kondisi lainnya. Jika terjadi efek samping berat, sebaiknya hentikan penggunaan obat dan konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Interaksi Obat Neurosanbe

Interaksi obat dapat terjadi ketika Neurosanbe digunakan bersama dengan jenis obat-obatan lain tertentu. Interaksi obat menyebabkan efektivitas obat menurun dan dapat meningkatkan potensi terjadinya efek samping. Berikut adalah jenis obat yang sebaiknya tidak digunakan bersama dengan Neurosanbe:

  • Cholestyramine
  • Digoxin
  • Epoetin
  • Furosemide
  • Isoniazid
  • Kolkisin
  • Kloramfenikol
  • Levodopa

Daftar obat di atas kemungkinan bukan merupakan daftar lengkap. Beri tahu dokter apabila Anda sedang mengonsumsi atau belakangan mengonsumsi obat-obatan tertentu. Konsumsi alkohol juga dapat menyebabkan interaksi obat, maka sebaiknya dihindari.

Diskusikan juga dengan dokter tentang jenis makanan atau minuman yang sebaiknya dihindari selama penggunaan obat Neurosanbe untuk menghindari interaksi obat.

Peringatan dan Perhatian Neurosanbe

Neurosanbe termasuk ke dalam jenis obat bebas yang penggunaannya tidak harus melalui resep dokter. Berikut adalah beberapa hal lain yang perlu menjadi peringatan dan perhatian selama penggunaan obat Neurosanbe:

  • Jangan gunakan obat Neurosanbe pada pasien yang hipersensitif pada vitamin B kompleks dan komponen lain yang terkandung dalam obat ini.
  • Segera hentikan penggunaan obat jika terjadi reaksi alergi seperti ruam, gatal, bersin, mata berair, kesulitan bernapas, atau reaksi alergi lainnya.
  • Konsultasikan dengan dokter tentang penggunaan Neurosanbe jika Anda sedang merencanakan kehamilan, sedang hamil, dan sedang menyusui.
  • Konsultasikan dengan dokter jika Anda sedang menjalani pengobatan lain dan mengonsumsi jenis obat-obatan lainnya.
  • Konsultasikan dengan dokter tentang penggunaan suplemen ini jika Anda memiliki masalah kesehatan kronis seperti gangguan ginjal atau gagguan hati berat.

Sumber : DokterSehat.Com