loading...
Pengurus
Merasa Tidak Enak Badan Setelah Berhubungan Seksual? Ini Penyebabnya

Setelah berhubungan seksual, kamu berharap merasa lebih santai dan gembira, tapi kok justru merasa tidak enak badan? Tenang saja, kamu tidak sendiri mengalami hal ini. Yuk, cari tahu beberapa kemungkinan penyebabnya!

Sebagian orang mungkin mengalami tidak enak badan setelah berhubungan seksual, dengan keluhan yang berbeda-beda. Mulai dari sakit kepala, sakit perut, atau badan terasa lemas setelah berhubungan seksual. Sebagian besar penyebab dari keluhan ini umumnya tidak berbahaya dan dapat diatasi dengan mudah. Meski begitu, kamu juga perlu tahu beberapa kondisi dan penyakit, yang mungkin menyebabkanmu merasa tidak enak badan setelah berhubungan seksual.

Berbagai Kemungkinan Penyebab

Yuk, cemati satu per satu kemungkinan penyebab kamu merasa tidak enak setelah berhubungan seksual:

Reaksi emosional

Berhubungan seksual dapat memunculkan berbagai perasaan, mulai dari cemas hingga gembira. Ini dapat dilatarbelakangi berbagai hal, seperti masalah dengan pasangan, stres karena rutinitas, ataupun rasa cemas akan seks itu sendiri. Semua ini dapat menyebabkan ketegangan pada otot perut dan panggul, ataupun gangguan pada pencernaan.

Penetrasi dalam dan vagina kering

Masuknya penis ke dalam vagina (penetrasi) yang dalam dapat menyebabkan rasa sakit saat berhubungan seksual. Kamu dapat meredakannya dengan mengubah posisi atau beristirahat sebentar.

Hal ini juga bisa terjadi bila vaginamu kering saat berhubungan seksual, baik karena kurangnya rangsangan seksual ataupun menopause.

Orgasme

Rasa sakit setelah orgasme ini disebut juga dysorgasmia. Saat mencapai orgasme, kuatnya kontraksi otot panggul dapat mengakibatkan rasa sakit pada bagian perut bawah dan panggul.

Kondisi ini lebih sering dialami oleh wanita hamil, wanita yang mengalami kista ovarium, endometriosis, dan penyakit radang panggul, atau pria yang sudah menjalani operasi pengangkatan prostat.

Udara

Saat berhubungan seksual, udara dapat terdorong dan terperangkap dalam vagina. Hal ini mungkin membuat kamu dapat merasa tidak nyaman pada area sekitar perut bawah.

Tekanan pada dada

Aktivitas seksual yang terlalu bersemangat ataupun posisi tertentu dapat menimbulkan tekanan pada dada yang membuatmu tidak nyaman.

Hiperventilasi

Gairah seksual dapat menyebabkan tarikan napas menjadi lebih cepat dan memendek atau hiperventilasi. Saat hiperentilasi terjadi, kamu akan lebih banyak membuang napas dibandingkan mengambil napas, sehingga pernapasanmu tidak bekerja optimal untuk mendapatkan oksigen. Hal ini dapat membuatmu merasa pusing, kelelahan, lunglai, bahkan pingsan.

Vertigo

Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV) adalah vertigo yang dapat terjadi saat kamu mengubah posisi kepala, misalnya dari berbaring ke duduk. Biasanya vertigo ini hanya berlangsung beberapa menit, tapi kemudian dapat datang dan pergi.

Saat berhubungan seks, dapat terjadi perubahan posisi yang bisa memicu vertigo. Kondisi ini tentu membuatmu merasakan pusing berputar, sehingga mengeluh tidak enak badan saat dan setelah berhubungan seksual.

Selain berbagai kemungkinan penyebab di atas, tidak enak badan setelah berhubungan seksual dapat juga disebabkan tekanan darah rendah, kadar gula darah rendah, atau tekanan darah tinggi. Bisa juga dialami oleh pria yang mengalami prostatitis atau peradangan kelenjar prostat, maupun pada wanita dengan penyumbatan tuba falopi atau fibroid rahim.

Mencegah Rasa Tidak Enak Badan Setelah Berhubungan Seksual

Nah, agar lain kali kamu terhindar dari rasa tidak enak badan setelah berhubungan seksual, ini beberapa hal yang dapat kamu lakukan:

Cukup minum

Dehidrasi dapat membuatmu menjadi mudah merasa lelah, pusing, atau sakit kepala. Untuk mencegahnya, yuk minum air yang cukup sebelum dan setelah berhubungan seksual.

Atur pernapasan

Coba untuk belajar mengatur napas. Bernapas tergesa-gesa saat berhubungan seksual, dapat meningkatkan kadar karbondioksida dan mengurangi asupan oksigen menuju otak, yang dapat membuatmu merasa tidak enak badan.

Hindari perubahan posisi yang terlalu cepat

Perubahan posisi baik dari tidur ke duduk, atau duduk ke berdiri, bila dilakukan terlalu cepat bisa membuatmu merasa pusing dan lemah sesaat. Hal ini dipengaruhi oleh gaya gravitasi yang ikut berubah saat kamu berubah posisi.

Mengubah posisi tubuh terlalu cepat, bisa mengurangi aliran darah ke otak dan jantung, tak jarang hal ini membuatmu merasa sempoyongan. Oleh sebab itu, coba untuk bergerak perlahan saat mengganti posisi tubuh.

Makan teratur

Seperti olahraga, seks juga dapat menyebabkan kadar gula darah menurun, karena digunakan sebagai sumber energi. Nah, makan teratur dapat membantu menjaga keseimbangan kadar gula darah ini.

Tak hanya itu, pola makan yang tidak teratur juga bisa membuat produksi asam lambung meningkat, terutama bagi kamu yang punya riwayat sakit maag. Kondisi ini tentunya dapat membuat kamu merasa tidak enak badan setelah berhubungan seksual.

Meski tidak selalu berbahaya, tapi periksakan diri ke dokter jika kamu terus menerus merasa tidak enak badan setelah berhubungan seksual. Apalagi jika ditambah gejala lain seperti mual, gangguan penglihatan, kelelahan, atau kehilangan kesadaran. Jangan sampai gangguan ini mengganggu keharmonisan hubunganmu dengan pasangan ya.

Sumber : AloDokter.Com