Pengurus
mentimun-doktersehat

Mentimun seringkali dianggap sebagai sayuran yang cocok untuk dikonsumsi jika ingin menurunkan tekanan darah. Meski rasanya cenderung tawar, mentimun bisa memberikan sensasi segar saat dimakan. Bahkan, ada yang menyebut mentimun bisa dijadikan makanan yang cocok bagi penderita asam urat. Apakah anggapan ini memang sesuai dengan fakta medis?

Dampak makan mentimun bagi asam urat

Sebagaimana kita ketahui, penderita asam urat tidak boleh sembarangan mengonsumsi makanan, apalagi yang kandungan purinnya tinggi layaknya jeroan, makanan laut, atau daging merah. Bahkan, sebagian jenis sayuran yang memiliki kadar purin sedang juga sebaiknya tidak sembarangan dikonsumsi demi mengendalikan kadar asam urat di dalam tubuhnya. Beruntung, khusus untuk mentimun, mereka masih bisa mengonsumsinya dengan tenang.

Berikut adalah manfaat makan mentimun bagi penderita asam urat.

  1. Rendah kandungan purin

Mentimun termasuk dalam sayuran yang memiliki kadar purin yang rendah sehingga aman untuk dikonsumsi penderita asam urat. Di dalam 100 gram mentimun hanya memiliki 7,3 miligram purin. Mengonsumsinya setiap hari tentu tidak akan memberikan dampak bagi risiko terkena serangan asam urat di persendian.

  1. Mencegah dehidrasi

Salah satu penyebab utama datangnya serangan asam urat di persendian adalah dehidrasi atau kebiasaan tidak mencukupi kebutuhan air putih setiap hari. Dengan rajin makan mentimun, maka kita pun bisa menambah asupan cairan tubuh mengingat tingginya kadar air di dalam sayuran ini.

  1. Mengatasi peradangan

Penyebab utama datangnya serangan asam urat adalah munculnya peradangan di persendian akibat kristal asam urat yang terus menumpuk. Beruntung, kandungan di dalam mentimun bisa mengatasi peradangan tersebut sehingga bisa mencegah sekaligus membantu menurunkan serangan asam urat dengan efektif.

  1. Membantu menurunkan kadar asam urat di dalam tubuh

Mentimun termasuk dalam sayuran yang tinggi kandungan vitamin C. Kandungan ini ternyata bisa membantu menurunkan kadar asam urat di dalam tubuh dengan efektif sehingga akan mencegah datangnya serangan asam urat.

  1. Membantu mengendalikan berat badan tubuh

Berat badan berlebih ternyata bisa meningkatkan risiko terkena serangan asam urat. Jika penderita penyakit ini mampu menjaga berat badannya tetap ideal, maka risiko ini bisa diturunkan. Di dalam mentimun terdapat kandungan serat sebanyak 0,65 gram untuk setiap 100 gramnya. Rutin mengonsumsinya pun bisa membantu mengendalikan berat badan.

Cara mengonsumsi mentimun bagi penderita asam urat

Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan pengidap asam urat untuk mengonsumsi mentimun demi mencegah datangnya serangan penyakit ini.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa mereka lakukan untuk menikmatinya.

  1. Menjadikannya camilan

Alih-alih mengonsumsi camilan tidak sehat yang berpotensi memicu datangnya peradangan di dalam tubuh, kita bisa mengganti camilan ini dengan makan mentimun. Mentimun termasuk dalam camilan sehat dan aman untuk dikonsumsi penderita asam urat.

  1. Menjadikannya jus

Selain dijadikan camilan, kita juga bisa menjadikan mentimun sebagai jus yang menyegarkan. Bahkan, tanpa ditambahi es batu pun jus mentimun sudah bisa memberikan sensasi dingin menyegarkan saat dikonsumsi. Selain mentimun sebagai bahan utama, kita juga bisa menambah air perasan lemon di dalam jus ini demi menambah kesegaran sekaligus meningkatkan kadar vitamin C.

  1. Menjadikannya lauk

Kita juga bisa menjadikan mentimun sebagai lauk saat makan besar, apalagi jika kita sedang mengonsumsi makanan pedas. Kita pun bisa mengatasi sensasi pedas dan panas di mulut dengan cepat dengan menyantap potongan mentimun ini.

Melihat fakta-fakta ini, penderita asam urat memang tidak perlu ragu lagi untuk mengonsumsi mentimun.

Sumber : DokterSehat.Com