Pengurus
Mengenal Lanugo, Rambut Halus pada Bayi Baru Lahir

Melihat bayi terlahir dengan rambut tebal akan memberikan kebahagiaan tersendiri bagi orang tua. Namun, bagaimana jika rambut halus juga tumbuh di bagian tubuh lain, seperti punggung, lengan dan kaki? Rambut halus ini biasa disebut sebagai lanugo.

Lanugo adalah rambut halus yang tumbuh di tubuh janin saat masih di dalam kandungan. Lanugo yang tidak berpigmen (berwana) ini biasanya mulai tumbuh ketika janin memasuki usia lima bulan (sekitar usia 19 minggu). Menjelang kelahiran, sebagian rambut halus ini akan berguguran. Namun dalam beberapa kasus, rambut halus masih dapat terbawa hingga bayi dilahirkan.

Secara umum, lanugo berfungsi sebagai pelindung tubuh janin supaya tidak terendam air ketuban, mengatur suhu tubuh janin, melindungi tubuh janin, dan memudahkan zat lilin (vernix) menempel pada kulit janin. Lanugo lebih sering terlihat pada bayi yang terlahir prematur.

Apakah Lanugo pada Bayi Bisa Disembuhkan?

Pada dasarnya, munculnya rambut halus pada bayi bukanlah kondisi medis yang perlu dikhawatirkan. Pasalnya, kondisi ini merupakan respons biologis janin ketika berada di dalam rahim. Tumbuhnya lanugo pada bayi ini bukanlah sesuatu yang membutuhkan perawatan medis khusus. Bayi akan menggugurkan rambut halus secara alami beberapa hari atau minggu setelah kelahirannya. Perlu diingat, menggosok kulit bayi yang ditumbuhi lanugo bukanlah cara yang efektif untuk menghilangkan rambut halus.

Bila hal ini tetap dilakukan, dapat menyebabkan kulit bayi menjadi kemerahan dan kering. Biarkan rambut halus di tubuh Si Kecil menghilang dengan sendirinya. Namun jika rambut halus muncul di sekitar tulang belakangnya, segera konsultasikan ke dokter anak. Bisa jadi itu bukan lanugo, melainkan tanda dari kelainan saraf yang lebih serius.

Lanugo pada Orang Dewasa

Jika rambut halus masih saja tumbuh di beberapa bagian tubuh orang dewasa, hal ini bisa menjadi tanda kondisi kesehatan yang lebih serius.

Tumbuhnya rambut halus secara berlebihan di tubuh orang dewasa ini dikenal dengan hipertrikosis lanuginosa. Kondisi ini ditandai dengan tumbuhnya rambut halus di sekitar alis, dahi, telinga, dan hidung orang dewasa. Kebanyakan penyebab hipertrikosis lanuginosa pada orang dewasa tidak diketahui secara pasti.

Kondisi ini seringkali dikaitkan dengan kondisi medis tertentu, seperti kekurangan gizi, gangguan makan (anoreksia), hipertiroidisme, HIV/AIDS, kelainan genetik, dan penyakit kanker. Selain terkait penyakit, kondisi ini juga diduga disebabkan oleh produksi hormon berlebih pada jaringan kanker dan efek samping obat-obatan tertentu, seperti siklosporin, fenitoin, interferon, spironolactone, dan kortikosteroid.

Pengobatan yang diberikan tergantung dari tingkat keparahan penderita hipertrikosis lanuginose serta faktor penyebabnya. Beberapa pengobatan umum yang bisa dilakukan, seperti:

Penggunaan krim eflornithinePenggunaan krim ini bertujuan untuk memperlambat pertumbuhan rambut secara berlebihan.
  • Metode waxingWaxing juga bisa Anda gunakan sebagai alternatif penghilangan rambut halus di tubuh orang dewasa. Namun, sebelum melakukannya, konsultasikan ke dokter kulit Anda.
  • Medote laser dermatologiMetode ini sering digunakan untuk menghapus tato dan menghilangkan tanda lahir. Selain itu, metode laser juga diketahui bisa menghilangkan rambut halus yang tumbuh pada orang dewasa.
  • Penderita hipertrikosis lanuginosa yang disebabkan oleh kekurangan nutrisi, akan hilang dengan sendirinya setelah menjalani terapi nutrisi dan anjuran diet khusus dari dokter gizi. Namun, jika rambut halus di tubuh tidak kunjung hilang, segera konsultasikan ke dokter kulit Anda. Dokter akan melakukan pemeriksaan medis lengkap untuk mengetahui secara pasti penyebab pertumbuhan rambut halus di tubuh Anda.

    Sumber : AloDokter.Com