Pengurus
minum-kopi-doktersehat

Kita tentu sering mendapatkan pesan berantai dari aplikasi percakapan ponsel pintar yang berisi tentang mitos atau tips-tips kesehatan. Salah satunya adalah jika kita minum air hangat dan kopi pahit tanpa tambahan gula akan membantu mengatasi flu dan sakit kepala dengan cepat. Sebenarnya, apakah tips ini memang bisa mengatasi masalah kesehatan tersebut?

Dampak minum kopi pahit saat flu

Dalam tips yang tersebar di aplikasi percakapan ponsel pintar ini, kita diminta untuk mengonsumsi dua atau tiga gelas air putih yang masih dalam kondisi hangat. Lima menit kemudian, kita diminta untuk mengonsumsi kopi pahit panas satu cangkir saja.

Sekitar setengah jam kemudian, kita akan mengalami keinginan buang air kecil. Setelah melakukannya, berbagai masalah kesehatan seperti flu, sakit kepala, hingga bersin-bersin akan hilang seketika.

Pakar kesehatan menyebut kopi memang termasuk dalam minuman yang tinggi kandungan antioksidan. Hal ini berarti, rutin mengonsumsinya dengan porsi atau frekuensi yang wajar bisa membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Tak hanya mencegah datangnya penyakit, sistem kekebalan tubuh yang berfungsi maksimal juga bisa membantu proses penyembuhan penyakit layaknya flu.Bukan berarti minum kopi pahit akan membuat flu bisa hilang seketika.

Flu yang disebabkan oleh virus ini biasanya akan sembuh dengan sendirinya karena tubuh langsung berusaha untuk mengatasinya secara alami. Hal ini berarti, pesan berantai ini tidak benar.

Meskipun begitu, bisa jadi minum kopi pahit hangat memang memberikan sensasi nyaman pada tubuh sehingga kita akan merasakan tubuh yang lebih enakan setelah mengonsumsinya. Hal inilah yang membuat banyak orang berpikir jika flu yang diderita sudah sembuh.

Sayangnya, tidak semua orang bisa mendapatkan manfaat dari kopi. Sebagai contoh, bagi mereka yang sensitif dengan kafein, setelah minum kopi justru akan mengalami peningkatan asam lambung, jantung yang berdebar-debar, hingga susah tidur. Jika sampai kita mengalami susah tidur hingga akhirnya kurang beristirahat, proses penyembuhan penyakit bisa terganggu.

Memperbanyak konsumsi air putih saat flu jauh lebih baik

Alih-alih mempercayai pesan yang menyebut kopi bisa mengatasi dengan cepat, pakar kesehatan lebih merekomendasikan kita untuk memperbanyak asupan air putih saat sedang flu. Hal ini akan membantu sistem imun tubuh bekerja dengan maksimal, membantu otak berkonsentrasi dengan lebih baik, dan mencegah kelelahan atau dehidrasi. Air putih hangat juga lebih direkomendasikan karena bisa membuat tubuh terasa lebih nyaman.

Kita juga bisa memperbanyak asupan makanan berkuah hangat seperti sup ayam yang akan membuat saluran pernapasan menjadi lebih lega. Penggunaan minyak kayu putih atau minyak menthol yang uapnya dihirup juga bisa menjadi salah satu cara untuk membantu proses penyembuhan flu.

Makanan yang jangan dikonsumsi saat flu

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk menghindari beberapa jenis makanan atau minuman yang justru bisa memperparah kondisi flu yang diderita.

Berikut adalah makanan dan minuman tersebut.

  1. Makanan manis

Makanan manis yang tinggi gula bisa membuat peradangan menjadi lebih parah sekaligus melemahkan sistem kekebalan tubuh. Pakar kesehatan pun menyarankan kita untuk menghindari kue, minuman bersoda, dan jus kemasan yang manis saat flu jika ingin cepat sembuh.

  1. Susu

Meskipun termasuk dalam minuman sehat, minum susu saat flu atau pilek bisa jadi akan membuat produksi lendir di dalam saluran pernapasan meningkat. Tubuh pun akan semakin terasa tidak nyaman. Sebaiknya hindari dulu asupan susu hingga flu atau pilek sembuh.

  1. Makanan dengan kandungan karbohidrat sederhana

Makanan dengan karbohidrat sederhana seperti pasta atau roti putih memang bisa menyediakan energi dengan cepat, namun kandungan gulanya yang tinggi bisa membuat peradangan di dalam tubuh. Pakar kesehatan lebih menyarankan kita untuk mengonsumsi karbohidrat kompleks layaknya roti gandum atau oatmeal.

Sumber : DokterSehat.Com