loading...
Pengurus
Kenali Gejala Herpes di Mata dan Pengobatannya

Tidak hanya di kelamin, penyakit herpes juga dapat menyerang mata. Namun, virus herpes yang menyerang mata berbeda dengan virus herpes yang menyerang kelamin, sehingga herpes di mata bukan penyakit menular seksual.

Penyakit herpes di mata disebabkan olehdua jenis virus herpes, yaitu virus varicella-zoster dan virus herpes simplex 1. Virus varicella-zoster sama dengan virus penyebab cacar air dan herpes zoster, sedangkan virus herpes simplex 1 sama dengan virus herpes yang juga menyerang mulut.

Sebelum kedua virus ini menginfeksi mata, seharusnya seseorang sudah pernah terserang virus ini, baik dalam bentuk cacar air maupun herpes mulut. Oleh karena itu, dokter biasanya akan menanyakan kepada pasien apakah sebelumnya pernah menderita penyakit tersebut.

Setelah menyerang manusia, kedua jenis virus herpes ini akan hidup di sekitar serabut saraf tanpa menyebabkan masalah. Virus ini baru menimbulkan masalah dan berpindah dari satu area tubuh ke area lainnya ketika sistem kekebalan tubuh menurun akibat terkena suatu penyakit, misalnya AIDS, atau karena bertambahnya usia.

Gejala Herpes di Mata

Herpes di mata dapat menimbulkan serangkaian gejala pada mata. Gejala yang muncul pada tiap orang dapat berbeda, tergantung jenis virusnya. Di bawah ini adalah penjabaran gejala dari herpes simplex dan herpes zoster.

Gejala herpes simplex di mata (keratitis herpes simplex)

Gejala yang timbul akibat keratitis herpes simplex adalah:

Mata merah dan berair.
  • Nyeri pada salah satu bola mata dan area sekitarnya.
  • Merasa ada kotoran atau "pasir" di dalam mata.
  • Silau berlebihan saat melihat cahaya.
  • Kornea mata bengkak dan keruh.
  • Gejala herpes zoster di mata (herpes zoster oftalmikus)

    Gejala yang dapat muncul akibat infeksi virus varicella-zoster pada mata adalah:

    Ruam kemerahan di kelopak mata, ujung hidung, dan dahi.
  • Sakit kepala dan demam.
  • Nyeri pada salah satu bola mata dan area sekitarnya.
  • Pandangan menjadi buram.
  • Kornea mata keruh dan bengkak.
  • Berdasarkan gejala yang muncul, dokter spesialis mata akan melakukan pemeriksaan dengan sebelumnya meneteskan cairan pewarna khusus pada mata. Kemudian, dokter akan memeriksa kondisi mata menggunakan cahaya ultraviolet.

    Pengobatan Herpes di Mata

    Herpes adalah penyakit infeksi virus, sehingga pengobatannya bukan dengan antibiotik, melainkan dengan obat antivirus. Dokter mata akan memberikan obat antivirus tablet yang diminum untuk mempercepat penyembuhan dan mengurangi keparahan kondisi. Berikut ini adalah beberapa jenis obat yang umum diberikan untuk mengatasi herpes di mata:

    1. Obat antivirus

    Obat antivirus penting untuk diminum secara teratur dan sesuai dengan anjuran dokter. Jangan menghentikan penggunaan obat tanpa sepengetahuan dokter, meskipun gejala sudah terasa membaik. Hal ini dapat mengakibatkan infeksi kambuh.

    2. Obat tetes mata kortikosteroid

    Ketika herpes di mata sudah menyerang bagian kornea, dokter akan memberikan obat tetes mata jenis kortikosteroid untuk mencegah kerusakan kornea. Namun, obat tetes mata berisi kortikosteroid dapat meningkatkan tekanan di dalam bola mata. Selama menggunakan obat tetes mata kortikosteroid, penting untuk rutin memeriksakan diri ke dokter guna memantau efek samping obat tersebut. Untuk mencegah peningkatan tekanan dalam bola mata yang dapat mengakibatkan glaukoma, dokter dapat memberikan obat tetes mata jenis lain, seperti pilocarpine.

    3. Obat pereda nyeri

    Perlu diketahui, rasa sakit tetap dapat dirasakan penderita walaupun gejala pada mata sudah terlihat membaik. Jadi, jangan cepat mengambil kesimpulan bahwa pengobatan telah gagal ketika rasa nyeri tetap muncul. Pasien dianjurkan untuk berdiskusi kembali dengan dokter mengenai keluhan nyeri tersebut. Dokter dapat memberikan obat pereda nyeri untuk mengurangi rasa sakit pada mata.

    4. Transplantasi kornea

    Kerusakan kornea akibat herpes dapat menimbulkan luka di kornea mata (ulkus kornea), sehingga akan mengganggu penglihatan, bahkan menyebabkan kebutaan. Bila sudah mengalami kebutaan akibat ulkus kornea, pasien hanya dapat ditangani dengan transplantasi kornea. Untuk mencegah herpes di mata, Anda perlu menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan cukup istirahat. Khusus untuk herpes zoster di mata, pencegahannya juga dapat dilakukan dengan melakukan vaksinasi herpes zoster, terutama bagi orang lanjut usia.

    Ditulis oleh:

    dr. Dian H. Rahim, SpM(Dokter Spesialis Mata)

    Sumber : AloDokter.Com