Pengurus
Kenali Gejala dan Penyakit-Penyakit pada Kornea Mata

Penyakit pada kornea mata dapat timbul dengan berbagai gejala yang mungkin sering disepelekan dan diabaikan. Hal ini kerap berakhir dengan kerusakan kornea yang lebih berat dan dapat mengganggu fungsi penglihatan. Agar lebih waspada, yuk pahami apa saja gejala penyakit yang dapat timbul pada kornea mata.

Kornea mata adalah lapisan bening pada sisi terluar yang melindungi mata dari paparan bakteri, kotoran, dan partikel-partikel berbahaya lain. Selain itu, lapisan ini juga berperan untuk menyaring sinar UV yang masuk ke dalam mata. Letak kornea berada paling luar, sehingga rentan terhadap beragam gangguan.

Berbagai Gejala Gangguan Kornea Mata

Gejala gangguan pada kornea mata biasanya berupa:

Kemerahan
  • Rasa sakit
  • Penglihatan kabur
  • Keluarnya air mata
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Bila tergolong ringan, gangguan pada kornea umumnya dapat hilang dengan sendirinya. Namun, Anda tetap disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter apabila memiliki gejala tersebut. Ada kemungkinan bahwa gejala-gejala tersebut merupakan tanda dari kondisi lain yang lebih berbahaya.

    Apa Saja Penyakit yang Dapat Menyerang Kornea Mata?

    Berikut beberapa penyakit yang bisa menyerang kornea mata, meliputi:

    Keratitis

    Keratitis adalah peradangan pada kornea mata yang dapat disebabkan oleh reaksi alergi, infeksi dan cedera. Mata merah, berair, penglihatan buram, hingga sensitivitas berlebih terhadap cahaya adalah gejala yang bisa ditimbulkan keratitis. Pengobatan untuk keratitis pun berbeda, tergantung dari penyebab dan tingkat keparahannya.

    Untuk keratitis noninfeksi, biasanya dokter akan memberikan obat-obatan yang berguna untuk meredakan gejalanya. Sementara untuk keratitis yang disebabkan oleh infeksi, dokter akan memberikan obat sesuai dengan penyebabnya, seperti obat antivirus, antijamur atau antibiotik.

    Herpes simpleks pada mata

    Herpes ini disebabkan oleh infeksi virus herpes simpleks I (HSV I). Virus ini bisa menyebabkan peradangan pada kornea mata, sehingga penglihatan menjadi terganggu.

    Untuk mencegah perkembangannya menjadi kondisi yang lebih berat, dokter mungkin akan meresepkan obat antivirus atau obat tetes mata yang bersifat antiperadangan.

    Herpes zoster pada mata

    Penyakit ini terjadi pada seseorang yang sudah pernah terkena cacar air. Meski sudah pulih dari cacar air, virus herpes zoster akan tetap berdiam di dalam saraf tulang belakang. Pada kondisi tertentu, virus ini dapat aktif kembali dan menjalar sampai ke mata, sehingga menyebabkan luka dan peradangan pada kornea mata.

    Walaupun luka akibat herpes zoster ini dapat hilang dengan sendirinya, namun obat antivirus dan tetes mata antiradang mungkin akan diresepkan dokter sebagai upaya untuk mengatasinya.

    Selain ketiga penyakit di atas, ada pula penyakit degenerasi atau penurunan fungsi kornea, seperti keratokonus yang ditandai dengan penipisan dan perubahan bentuk kornea, serta distrofi kornea yang menyebabkan perubahan struktur kornea, umumnya berkaitan dengan faktor penuaan. Penyakit-penyakit ini dapat menyebabkan gangguan yang berkelanjutan pada kornea mata.

    Mencegah Penyakit pada Kornea Mata

    Kabar baiknya, penyakit pada kornea mata ini dapat dicegah dengan beberapa cara sederhana, seperti:

    Menelusuri riwayat gangguan kornea mata dalam keluarga.
  • Melakukan vaksinasi untuk mencegah infeksi pada kornea mata.
  • Menjaga kebersihan mata dan lensa kontak.
  • Mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan vitamin A dan asam lemak omega 3.
  • Mengenakan kacamata hitam untuk mencegah efek buruk akibat paparan sinar matahari.
  • Mengenakan pelindung mata saat melakukan kegiatan yang dapat membahayakan mata.
  • Menghindari tidur dengan lensa kontak yang masih terpasang.
  • Perlu diingat, penyakit yang menyerang kornea mata tidak boleh diobati sembarangan. Apabila Anda mengalami masalah pada kornea mata, segera periksakan diri ke dokter mata untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

    Sumber : AloDokter.Com