Pengurus
daging-doktersehat

Daging termasuk dalam bahan makanan yang bisa diolah menjadi berbagai macam makanan yang lezat. Hal ini bisa membuat kita makan dengan porsi yang banyak atau terlalu sering. Masalahnya adalah sudah menjadi rahasia umum jika terlalu banyak makan daging bisa membahayakan kesehatan. Hanya saja, apakah benar jika salah satu dampaknya adalah menyebabkan datangnya maag?

Kaitan antara maag dengan konsumsi daging

Pakar kesehatan dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH dari FKUI – Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo menyebut konsumsi daging dengan berlebihan memang bisa memicu gastroesofagial reflux disease (GERD), kondisi yang sering kita anggap sebagai maag atau asam lambung tinggi.

Sebenarnya, masalah kesehatan ini dipicu oleh tidak berfungsinya klep pembatas lambung dengan kerongkongan sehingga asam lambung terus merambat naik ke atas. Salah satu penyebabnya adalah kebiasaan mengonsumsi daging dengan berlebihan. Apalagi jika daging ini diolah dengan santan atau memiliki bumbu yang membuatnya memiliki rasa yang asam dan pedas.

Meski tinggi kandungan protein, daging memiliki kadar lemak yang cukup tinggi. Keberadaan lemak inilah yang membuat proses pencernaan di dalam perut berlangsung dengan lebih lambat dan akhirnya membuat pengosongan lambung berlangsung cukup lama. Produksi asam lambung pun terus terjadi sehingga membuatnya menjadi berlebihan hingga naik hingga ke kerongkongan.

Selain daging-dagingan yang tinggi lemak, konsumsi jeroan seperti hati, usus, jantung, dan lain-lain juga bisa menyebabkan datangnya masalah kesehatan yang sama jika dilakukan dengan berlebihan.

Beberapa jenis makanan yang tidak dikonsumsi dengan berlebihan demi mencegah maag

Selain daging berlemak, kita juga harus memperhatikan beberapa jenis makanan lainnya yang ternyata juga bisa memicu datangnya maag atau kenaikan asam lambung jika dikonsumsi dengan berlebihan.

Berikut adalah makanan-makanan tersebut.

  1. Cokelat

Cokelat dikenal luas sebagai camilan manis yang bisa membuat suasana hati menjadi lebih tenang sekaligus mengatasi stres. Sayangnya, mengonsumsinya dengan berlebihan bisa menyebabkan risiko terkena maag atau asam lambung tinggi meningkat. Bahkan, jika kita sedang mengalami masalah kesehatan tersebut, sebaiknya tidak mengonsumsi makanan ini terlebih dahulu.

Hal ini disebabkan oleh kandungan kafein dan theobromine, sejenis stimulan di dalam cokelat yang ternyata bisa mempengaruhi asam lambung dengan signifikan. Selain itu, di dalam cokelat juga ada kandungan lemak yang bisa memicu peningkatan asam lambung.

Jika kita memilih cokelat, sebaiknya memilih yang berjenis dark karena lebih sehat. Hanya saja, pastikan untuk tidak berlebihan mengonsumsinya, apalagi jika kita cenderung sensitif dengan masalah asam lambung.

  1. Gorengan

Camilan murah meriah yang dicari-cari banyak orang kapanpun, dimanapun ini ternyata juga bisa menyebabkan datangnya maag jika dikonsumsi dengan sembarangan. Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar lemak dari makanan ini. Kita juga sebaiknya menghindari gorengan dulu jika masih mengalami gejala maag.

  1. Beberapa jenis produk susu tinggi lemak

Selain susu tinggi lemak, beberapa produk turunannya seperti keju juga bisa memicu kenaikan asam lambung jika dikonsumsi dengan sembarangan. Kita juga sebaiknya menghindarinya terlebih dahulu jika sedang terkena gejala maag.

  1. Soda

Minuman bersoda yang menyegarkan ternyata bisa memicu kenaikan asam lambung karena adanya kandungan kafein dan gelembung-gelembung karbonasi yang bisa membuat tekanan di dalam lambung meningkat.

  1. Kafein

Minum kopi saat perut kosong bisa menyebabkan kenaikan asam lambung dengan signifikan. Bahkan, bagi mereka yang sensitif, mengonsumsi kopi dalam jumlah yang sedikit meskipun dilakukan setelah makan juga tetap bisa memicu datangnya gangguan asam lambung.

Sumber : DokterSehat.Com