Pengurus
sereal-doktersehat

Sosis dan sereal sering kali dijadikan bahan makanan yang sering dikonsumsi saat sarapan pagi. Kedua bahan makanan ini cenderung praktis dan cepat untuk dibuat sehingga tidak akan memakan banyak waktu. Selain itu, sosis dan sereal juga memiliki rasa yang enak sehingga tentu akan disukai oleh siapa saja. Sayangnya, pakar kesehatan menyebut kedua bahan makanan ini tidak sehat.

Bahaya makan sosis dan sereal

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk mengonsumsi sarapan pagi dengan nutrisi yang seimbang. Hanya saja, kita juga sebaiknya tidak meninggalkan protein demi membantu tubuh cepat kenyang dan berenergi sekaligus membantu kinerja sel-sel dan berbagai sistem tubuh. Hanya saja, pakar kesehatan menyarankan kita untuk menghindari makanan manis atau tinggi gula layaknya sereal instan dan donat.

Memang, kandungan gula yang tinggi dalam sereal dan donat bisa membantu kita mendapatkan asupan energi yang bisa kita gunakan untuk melakukan aktivitas sehari-hari, namun makanan-makanan ini bisa membuat sistem metabolisme tubuh semakin melambat. Padahal, jika sistem metabolisme semakin lambat, proses pembakaran kalori akan menurun dan berat badan bisa semakin naik. Hal ini juga bisa menyebabkan gangguan keseimbangan hormon yang tentu kurang baik bagi kesehatan.

Pakar kesehatan Joel Kahn, penulis buku berjudul The Holistik Heart Book juga tidak menyarankan kita untuk mengonsumsi daging olahan seperti sosis, nugget, dan daging ham di dalam hamburger untuk sarapan pagi. Jika kita sering melakukannya, risiko terkena kanker bisa meningkat.

Apa yang diungkap Kahn sesuai dengan hasil sebuah penelitian yang dilakukan pada 2018 silam. Dalam penelitian ini, disebutkan bahwa jika konsumsi daging olahan meningkat hingga 10 persen, maka risiko terkena kanker bisa meningkat hingga 12 persen. Selain itu, kebiasaan mengonsumsinya juga bisa memicu penumpukan lemak di pinggang, meningkatkan kolesterol, tekanan darah, dan kadar gula darah.

Makanan-makanan terburuk untuk sarapan

Selain sosis, nugget, dan sereal instan, pakar kesehatan menyebut ada beberapa jenis makanan yang sering dikonsumsi saat sarapan namun sebenarnya tidak baik bagi kesehatan.

Berikut adalah makanan-makanan tersebut.

  1. Pancake dan wafel

Pancake dan wafel memiliki rasa yang enak dan mengenyangkan sehingga sering dijadikan makanan untuk sarapan pagi. Sayangnya, makanan dengan bahan tepung, gula, susu, serta telur ini termasuk dalam makanan terburuk untuk sarapan karena tingginya kandungan tepung halus. Selain itu, topping dari pancake dan wafel biasanya memiliki kandungan sirup jagung fruktosa yang bisa memicu resistensi insulin, kondisi yang bisa menyebabkan datangnya diabetes tipe 2.

  1. Muffin

Sebagaimana pancake dan wafel, muffin yang manis dan padat bisa memberikan sensasi kenyang jika dikonsumsi saat sarapan. Masalahnya adalah, kue dengan ukuran kecil ini terbuat dari bahan layaknya tepung halus, gula, telur, serta minyak sayur. Ditambah dengan gula atau cokelat di atasnya, muffin bisa memiliki kandungan kalori yang sangat tinggi sehingga bisa meningkatkan risiko obesitas dan diabetes jika terlalu sering dikonsumsi.

  1. Granola bar

Meski terlihat sebagai makanan sehat, dalam realitanya granola bar tinggi kandungan gula tambahan yang bisa menyebabkan risiko diabetes meningkat dengan signifikan.

  1. Kue kering

Kue kering dan croissant memang memiliki rasa yang enak, namun keduanya tidak memiliki kandungan serat meski tinggi kandungan gula dan kalori. Mengonsumsinya juga tidak akan membuat rasa kenyang bertahan dalam waktu yang lama sehingga akan membuat kita tertarik mengonsumsi makanan lain sebelum jam makan siang. Hal ini tentu akan membuat porsi makan harian berlebihan sehingga risiko terkena diabetes dan obesitas bisa meningkat.

Sumber : DokterSehat.Com