Pengurus
Cara Menghilangkan Lemak di Paha dengan Berbagai Metode

Timbunan lemak di paha bisa membuat paha terlihat lebih besar dan bergelambir. Karena dianggap mengganggu penampilan, berbagai cara menghilangkan lemak di paha pun dilakukan orang demi mendapatkan bentuk paha yang menawan, baik dengan cara alami maupun dengan berbagai tindakan estetika dan medis.

Sebelum melakukan berbagai cara menghilangkan lemak di paha yang berlebih, Anda perlu memahami bagaimana timbunan lemak di paha terjadi dan membuatnya nampak lebih besar, bergelambir, bahkan timbul selulit.

Timbunan lemak terjadi ketika tubuh terlalu banyak mengonsumsi kalori tanpa disertai dengan pembakaran kalori yang sepadan. Sebagian lemak akan disimpan di bawah kulit pada beberapa bagian tubuh, seperti perut, pinggul, dan paha. Inilah sebabnya anggota tubuh tersebut akan terlihat lebih besar akibat timbunan lemak yang berlebih.

Cara menghilangkan lemak berlebih di paha bisa melalui metode alami dan metode medis, baik tanpa pembedahan maupun dengan pembedahan.

Cara Menghilangkan Lemak di Paha dengan Metode Alami

Ada dua metode alami merampingkan paha, yaitu:

Olahraga

Beberapa jenis olahraga yang dapat membentuk paha dan betis agar lebih menawan adalah:

Olahraga kardio, seperti lari, berenang, bersepeda, dan jalan cepat, merupakan latihan yang baik untuk membakar kalori dan lemak di Bersepeda merupakan latihan kardio terbaik untuk mendapatkan bentuk paha yang ideal, sekaligus membentuk otot di sekitar betis, paha dan bokong.
  • Latihan kekuatan, misalnya dalam bentuk gerakan squat dan lunges, dapat melatih kekuatan otot tubuh bagian bawah, terutama otot paha dan betis. Latihan kekuatan menggunakan alat khusus, seperti leg curl dan leg press, juga baik untuk memangkas lemak di paha. Olahraga ini bisa dilakukan di rumah ataupun di gym.
  • Diet sehat

    Selain olahraga, menerapkan pola makan sehat juga dianjurkan sebagai cara menghilangkan lemak di paha dan anggota tubuh lainnya. Langkah ini bisa dilakukan dengan mengurangi makanan tinggi kalori, seperti makanan yang manis dan berlemak. Selain itu, perbanyak konsumsi protein tanpa lemak, buah dan sayur yang kaya serat, cukup minum air putih, dan hindari minuman beralkohol.

    Cara Menghilangkan Lemak di Paha dengan Metode Medis Nonbedah

    Ada beberapa metode merampingkan paha tanpa harus operasi, antara lain:

    1. Sculpsure

    Metode ini menggunakan teknologi laser untuk menghasilkan suhu panas yang dapat menghancurkan lemak atau mencairkan gumpalan lemak yang mengeras di bagian tubuh yang diinginkan.

    Waktu yang dibutuhkan untuk melakukan prosedur sculpsure hanya sekitar 25 menit. Prosedur nonbedah ini juga tidak memerlukan pembiusan. Efek samping yang dapat muncul adalah memar dan kesemutan, namun pemulihannya cenderung cepat.

    Meski demikian, dibutuhkan waktu sekitar 6-12 minggu dan beberapa sesi terapi agar hasilnya maksimal.

    2.CoolSculpting

    CoolSculpting merupakan teknik penghilangan lemak dengan cara pembekuan. Efektifitasnya diklaim hampir sama dengan operasi sedot lemak. Namun bedanya, prosedur ini tanpa pembedahan dan minim risiko. Efek samping dari metode ini adalah memar, bengkak, nyeri, dan kesemutan.

    Pengerjaannya hanya membutuhkan waktu sekitar satu jam, namun hasilnya baru dapat terlihat setelah 3 minggu hingga 3 bulan.

    3.Zerona

    Cara menghilangkan lemak di paha tanpa operasi ini menggunakan sinar laser dan suhu dingin yang dapat menembus pori-pori kulit untuk menghancurkan lemak. Setelah itu, lemak akan dikeluarkan dari tubuh. Cara menghilangkan lemak di paha ini tidak nyeri, namun membutuhkan beberapa kali perawatan.

    4.UltraShape

    Prosedur ini juga menjadi cara menghilangkan lemak di paha tanpa operasi. UltraShape memanfaat gelombang suara untuk membentuk kontur tubuh dan mengurangi jaringan lemak di perut, pinggul, paha, dan lengan atas.

    Sebagian orang mungkin akan mengalami sedikit memar dan nyeri pada bagian tubuh yang mendapat perawatan.

    Cara Menghilangkan Lemak di Paha dengan Metode Operasi

    Metode operasi adalah cara paling efektif untuk menghilangkan lemak di paha dan bagian tubuh lainnya. Metode ini biasanya disarankan ketika cara-cara lainnya tidak membuahkan hasil seperti yang diharapkan. Operasi yang dimaksud meliputi:

    Operasi sedot lemak (lliposuction)

    Operasi sedot lemak atau liposuction adalah prosedur operasi untuk memperbaiki bentuk tubuh dengan cara menghancurkan dan menyedot jaringan lemak berlebih. Metode ini cukup umum dilakukan untuk mengurangi jaringan lemak berlebih di perut, paha, lengan atas, pinggul, dan wajah.

    Namun sebelum menjalaninya, pasien perlu melakukan pemeriksaan medis dan berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu terkait manfaat dan risiko operasi sedot lemak.

    Operasi pengencangan paha (thigh lift)

    Ini merupakan prosedur operasi plastik yang dilakukan guna membentuk ulang bentuk paha dengan mengurangi kelebihan kulit dan lemak. Prosedur ini biasanya disarankan untuk pasien dengan kondisi kulit paha yang kendur, baik karena usia, kehamilan, atau penurunan berat badan yang signifikan.

    Kombinasi dari sedot lemak dan thigh lift dapat memberikan hasil yang lebih baik, di mana paha akan terlihat lebih ramping dan kencang.

    Kendati metode operasi efektif untuk mengurangi lemak paha, biayanya terbilang mahal dan memiliki banyak risiko. Risiko dari operasi untuk menghilangkan lemak di paha meliputi nyeri, bengkak, perdarahan berlebihan, infeksi, dan kesemutan. Hasil yang didapat pun bisa jadi tidak merata.

    Sebelum memutuskan untuk menggunakan cara menghilangkan lemak di paha dengan metode medis nonbedah maupun bedah, ada baiknya Anda melakukan metode alami terlebih dahulu, yaitu dengan diet dan olahraga untuk membentuk otot-otot paha.

    Ketika sudah memutuskan untuk menggunakan metode medis, pastikan Anda berkonsultasi ke dokter kulit atau dokter bedah plastik untuk mempertimbangkan manfaat dan risikonya.

    Apapun cara menghilangkan lemak di paha yang Anda jalani, ingatlah untuk terus menjaga berat badan ideal setelah lemak di paha berhasil dihilangkan, agar bentuk indahnya tetap terjaga.

    Sumber : AloDokter.Com