Pengurus
Bunda Merasa Stres setelah Melahirkan? Ini Cara Mengatasinya

Bunda merasa kelelahan, mudah marah, dan gampang sedih tanpa sebab setelah melahirkan? Hati-hati, mungkin Bunda mengalami stres setelah melahirkan. Untung mengatasinya, yuk, simak artikel di bawah ini.

Memiliki bayi memang selayaknya membahagiakan. Tetapi kesibukan merawat Si Kecil dan menyelesaikan pekerjaan rumah memang dapat membuat Bunda mengalami stres. Belum lagi kurang tidur, banyaknya tamu yang berkunjung, hingga ASI yang belum keluar dengan lancar bisa menjadi beban tersendiri. Tenang, Bunda, ada jalan keluarnya kok.

Cara Mengatasi Stres setelah Melahirkan

Setelah melahirkan, Bunda ingin segala sesuatunya berjalan sempurna sesuai tips-tips di buku. Tapi kenyataan tidak semudah itu. Agar tetap sehat secara fisik dan mental dalam merawat Si Kecil yang baru lahir, Bunda perlu berdamai dengan kenyataan dan mengambil langkah berikut ini:

1. Meminta bantuan kerabat

Memaksakan diri untuk melakukan berbagai hal justru membuat Bunda kewalahan dan merasa stres. Ingat, Bunda tidak perlu melakukan semua hal seorang diri. Jangan malu atau sungkan untuk minta tolong keluarga, kerabat, atau teman untuk meringankan pekerjaan Bunda.

2. Merawat diri sendiri

Setelah melahirkan, bukan hanya Si Kecil dan suami yang butuh perhatian, Bunda juga perlu memerhatikan diri sendiri. Berjalan kaki di sekitar rumah, cukupi kebutuhan waktu istirahat, serta konsumsi makanan sehat membuat Bunda lebih terhindar dari stres. Namun, sebisa mungkin hindari mengonsumsi kafein dan alkohol ya, Bun.

3. Mendekatkan diri dengan pasangan dan keluarga

Kesibukan merawat bayi jangan sampai membuat hubungan Bunda dengan pasangan menjadi renggang ya. Justru bekerja sama dengan pasangan dapat membantu meredakan stres. Selain itu, tetaplah berkomunikasi dengan keluarga dan sahabat.

4. Membatasi jumlah tamu

Tidak apa-apa lho, Bun, untuk membatasi jumlah tamu yang ingin berkunjung setiap hari. Waktu istirahat Bunda dan Si Kecil harus lebih diprioritaskan.

5. Melakukan relaksasi sederhana

Untuk mengusir stres, coba lakukan teknik relaksasi sederhana di rumah. Saat cemas atau panik, coba tarik napas dalam-dalam, tahan sebentar, kemudian lepaskan. Ulangi beberapa kali. Walaupun tampak sederhana, cara ini dapat membantu Bunda untuk tetap tenang.

6. Membiasakan berpikir positif

Pikiran negatif akan cenderung menyebabkan perasaan negatif. Mulai sekarang, cobalah untuk mengatakan hal-hal positif saja kepada diri sendiri. Misalnya, “Si Kecil akan tidur dengan tenang,” atau, “Saya bisa mengatasi ini.”

Hati-hati jika stres yang sudah Bunda alami sudah mengarah ke baby blues syndrome atau bahkan depresi. Ciri-cirinya antara lain:

Bunda tidak lagi ingin merawat Si Kecil.
  • Merasakan kesedihan yang mendalam.
  • Merasa tidak punya harapan dan motivasi.
  • Sering merasa bersalah secara berlebihan.
  • Cemas berlebihan terhadap Si Kecil.
  • Terus menerus mengalami gangguan tidur.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Mengalami serangan panik.
  • Memiliki keinginan mencelakai diri sendiri atau bahkan sang buah hati.
  • Bunda perlu ingat bahwa mengalami stres setelah melahirkan tidak membuat Bunda menjadi ibu yang buruk lho. Jangan malu untuk berkonsultasi dengan dokter atau psikolog untuk mencari jalan keluar. Apalagi jika kondisi ini tidak membaik setelah 2 minggu dan membuat Bunda berpikir untuk menyakiti diri sendiri atau Si Kecil.

    Sumber : AloDokter.Com