Pengurus
berhenti-merokok-doktersehatphoto credit: Pexels

-Merokok adalah salah satu aktivitas yang sangat berisiko dan bisa menyebabkan banyak orang mengalami masalah kesehatan. Sayangnya, seseorang yang sudah terlanjur merokok hingga bertahun-tahun akan susah berhenti meski mereka ingin. Dampaknya, meski mereka sudah berusaha menahannya, pertahanan akan jebol juga dan mereka merokok lagi.

Metode untuk berhenti merokok ada beberapa jenis dan bisa disesuaikan dengan kondisi tubuh. Salah satu cara untuk berhenti merokok adalah cold turkey. Cara ini dilakukan dengan tidak merokok sama sekali secara langsung. Beberapa metode mungkin melakukan pengurangan secara berkala, tapi cold turkey melakukannya secara langsung sehingga kemungkinan terjadi masalah akan besar.

Apa yang terjadi pada tubuh pasca cold turkey?

Cold turkey dilakukan dengan langsung berhenti merokok secara mendadak. Beberapa orang mungkin akan mengurangi konsumsi rokoknya perlahan-lahan. Namun, cara ini dianggap akan berhasil karena seseorang akan susah menghilangkan keinginan untuk tidak merokok. Apalagi ada pemicunya meski tidak terlalu intens.

Sebenarnya tubuh akan langsung mendapatkan manfaat dari tidak merokok setelah 20 menit berhenti. Sayangnya efek yang ditimbulkan karena melakukan ini cukup besar. Nikotin adalah candu yang cukup kuat untuk tubuh. Bahkan efeknya sangat kuat sehingga bisa disejajarkan dengan alkohol dan obat terlarang seperti kokain.

Berhenti merokok secara mendadak akan membuat seseorang mengalami efek tarikan atau withdrawal yang cukup kuat selama beberapa hari. Beberapa orang bahkan bisa lebih dari seminggu. Kalau keinginan merokok tidak kuat, seseorang akan gampang menyerah.

Nah, efek withdrawal ini sendiri ada banyak. Secara umum, mereka yang melakukan cold turkey akan mengalami beberapa hal di bawah ini.

  • Keinginan yang kuat untuk merokok. Bahkan, keinginan yang kuat ini bisa menyebabkan Anda tidak bisa konsentrasi dalam melakukan banyak hal termasuk bekerja.
  • Gampang tersinggung pada hal-hal yang sebenarnya biasa. Tekanan yang kuat saat menahan untuk tidak merokok membuat emosi jadi tidak stabil.
  • Merasa lemah dan tidak mampu melakukan apa pun. Beberapa orang seperti merasakan depresi yang sebabnya tidak jelas. Biasanya seseorang mengalami depresi karena mereka memiliki masalah. Kondisi ini seperti terjadi dengan mendadak.
  • Sering mengalami gelisah terhadap apa pun. Bahkan, tanpa ada masalah sekali pun gelisah sering muncul. Kondisi ini akan parah pada beberapa hari menjelang akhir masa withdrawal.
  • Sering mengalami masalah dengan kualitas tidur. Saat tidur keinginan untuk merokok sangat besar sehingga kesadaran akan sulit menurun. Setiap akan terlelap, keinginan untuk merokok semakin kuat. Beberapa orang tidak tahan bisa langsung merokok.
  • Konsentrasi akan terus melemah. Seseorang akan susah melakukan apa pun dengan baik selama beberapa hari.
  • Peningkatan nafsu makan dan tidak bisa dikontrol. Peningkatan nafsu makan ini hanya sementara dan muncul karena pelampiasan keinginan merokok yang tidak tersampaikan.
  • Mengalami batuk dan sakit di tenggorokan secara mendadak meski sebelumnya tidak mengalami sakit.
  • Perubahan pada kebiasaan buang air besar.
  • Beberapa orang mengalami pusing akut dan keinginan untuk muntah karena tubuh langsung kekurangan nikotin.

Cara mengatasi efek samping cold turkey

Mengatasi efek samping atau withdrawal dari cold turkey ini memang tidak mudah. Namun, kalau Anda melakukan beberapa hal di bawah ini.

  1. Mempersiapkan semua kemungkinan terburuk

Persiapkan semua kemungkinan buruk yang terjadi. Misal kalau Anda mengalami stres apa yang bisa dilakukan. Selanjutnya kalau susah tidur apa yang harus dilakukan. Carilah solusi ini dahulu sehingga cold turkey yang dilakukan bisa berjalan lancar.

  1. Mengetahui pemicu

Cari tahu pemicu terbesar yang bisa membuat Anda tidak tahan dan ingin langsung merokok. Misal berkumpul dengan teman, melakukan kegiatan tertentu, atau makan sesuatu. Jauhi pemicu itu akan perjuangan berjalan lancar.

  1. Mengatasi efek psikologi

Masalah terberat dari withdrawal saat melakukan cold turkey merokok bukanlah kondisi fisik seperti nyeri atau pusing. Efek yang menyerang psikologi seperti mudah merah, merasa depresi, hingga hal buruk lainnya bisa membuat keinginan berhenti rontok begitu saja.

Persiapkan diri untuk menghadapi masalah seperti ini. Minta dukungan lingkungan seperti keluarga atau teman agar menguatkan.

  1. Menghindar dari lingkungan perokok

Tidak bisa dimungkiri lagi kalau salah satu penyebab gagalnya keinginan untuk berhenti merokok juga bisa muncul dari lingkungan. Pria biasanya memiliki lingkungan yang hampir semua temannya merokok sehingga berkumpul dengan mereka akan mengendurkan keinginan untuk berhenti.

Kalau pria atau wanita dalam kondisi withdrawal yang parah dan berada di lingkungan perokok, efeknya akan lebih parah. Bahkan, kemungkinan gagal akan besar. Jadi, ada baiknya menarik diri dari lingkungan sampai benar-benar bisa lepas.

Apa cara ini bisa diterapkan?

Berhenti merokok dengan cara cold turkey ini memang menimbulkan pro dan kontra. Ada yang mendukungnya karena bisa memberikan efek yang cepat. Namun, beberapa orang memilih untuk tidak melakukannya karena dianggap membebani dan hanya menyiksa diri sendiri.

Pendukung cold turkey menganggap metode ini efektif karena bisa memberikan waktu yang lama bagi tubuh untuk tidak mendapatkan asupan nikotin dan racun dari rokok. Selanjutnya tanda efek samping atau withdrawal akan mencapai puncak pada hari ke-7 saja. Selanjutnya efek akan menurun dan tubuh mulai normal. Terakhir, tubuh akan langsung mendapatkan manfaatnya.

Mereka yang kontra dengan cara cold turkey ini mengatakan kalau withdrawal yang akan dialami saat tubuh tidak mendapatkan asupan nikotin sangat besar. Efek ini akan membuat seseorang merasa tidak tahan. Dibutuhkan semangat yang tinggi untuk bisa bertahan dari efek ini. Apalagi mereka yang sudah merokok selama puluhan tahun.

Inilah beberapa ulasan tentang cara berhenti merokok dengan cara cold turkey atau berhenti secara ekstrem. Setiap orang memiliki cara sendiri untuk berhenti merokok. Anda bisa menggunakan cara ini kalau memang bisa mengatasi efek withdrawal-nya. Kalau tidak bisa dan sering gagal, mungkin bisa menggunakan cara lain seperti menggunakan terapi penggantian nikotin sehingga menggunakan obat tertentu. Semoga ulasan di atas bermanfaat.

Sumber : DokterSehat.Com