loading...
Pengurus
dampak-minum-kopi-doktersehat

Banyak pencinta kopi yang mengaku resah dengan kabar yang menyebutkan bahwa minuman dengan rasa yang nikmat ini bisa menyebabkan datangnya kanker. Dalam kabar ini, disebutkan bahwa kafein yang ada di dalam kopi bisa merangsang pertumbuhan sel-sel kanker. Apakah kabar ini memang benar?

Kaitan antara kopi dengan risiko kanker

Sebelum dijadikan bubuk kopi, biji kopi dipanggang terlebih dahulu. Di dalam biji kopi ini terdapat akrilamida yang bersifat karsinogen atau menyebabkan kanker. Hanya saja, hal ini tidak serta merta membuat kopi termasuk dalam minuman yang bisa menyebabkan kanker. Berbagai proses lain yang dilalui kopi sebelum menjadi minuman membuatnya tidak mudah memicu datangnya kanker.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh International Agency for Research Cancer (IARC) menghasilkan fakta bahwa telah ada lebih dari 1.000 studi yang dilakukan untuk mengetahui dampak minum kopi bagi risiko kanker, baik itu pada manusia namun hewan, namun bukti yang muncul belum cukup kuat untuk menunjukkan bahwa kopi memang bisa menyebabkan datangnya penyakit mematikan ini.

Melihat fakta ini, konsumsi kopi yang dilakukan dengan porsi dan frekuensi yang wajar dianggap masih aman untuk dilakukan. Hal ini tidak akan menyebabkan datangnya kanker.

Kopi justru bisa menurunkan risiko terkena kanker?

Menariknya, beberapa penelitian justru membuktikan bahwa kopi justru bisa membantu menurunkan risiko kanker dengan signifikan. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan antioksidan di dalamnya. Sebagai informasi, antioksidan bisa melawan paparan buruk radikal bebas yang bisa memicu kerusakan pada sel-sel dan sistem tubuh.

Antioksidan di dalam kopi adalah polifenol. Selain bisa menyehatkan tubuh, kandungan ini juga bisa membantu tubuh menurunkan risiko berbagai macam penyakit berbahaya seperti kanker, penyakit jantung, dan diabetes tipe 2.

Berdasarkan sebuah penelitian, dihasilkan fakta bahwa penderita kanker usus besar yang rutin minum kopi hitam sebanyak empat gelas per hari justru mengalami peningkatan harapan hidup dengan signifikan. Hal ini disebabkan oleh terhambatnya perkembangan dan aktivitas kanker yang diderita.

Penelitian lain juga mengungkap fakta bahwa rutin minum kopi bisa menurunkan risiko terkena kanker hati dan kanker kolorektal. Sebagai informasi, kanker hati adalah jenis kanker penyebab kematian terbanyak ketiga secara global. Sementara itu, kanker kolorektal berada di urutan keempat. Hal ini berarti, kita memang harus pandai-pandai mencegah datangnya kedua penyakit ini.

Jika kita rutin minum kopi setiap hari, risiko terkena kanker hati ternyata bisa ditekan hingga 40 persen. Sementara itu, jika asupan kopi kita mencapai empat cangkir dalam sehari, risiko terkena kanker kolorektal bahkan bisa diturunkan hingga 15 persen.

Manfaat lain dari kebiasaan minum kopi

Pakar kesehatan menyebut kebiasaan minum kopi bisa membantu menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2 hingga 23 atau bahkan 50 persen. Fakta ini terungkap dari kumpulan 18 studi yang melibatkan lebih dari 450 ribu orang. Bahkan, jika konsumsi kopi hanya satu cangkir saja dalam sehari, risiko diabetes tipe 2 bisa ditekan hingga 7 persen.

Hanya saja kopi yang dikonsumsi sebaiknya adalah kopi hitam yang tanpa gula, bukannya kopi kekinian yang justru kaya kandungan gula dan lemak yang kurang sehat.

Minum kopi juga bisa membuat tubuh menjadi lebih berenergi. Hal ini disebabkan oleh kafein yang mampu merangsang fungsi sistem saraf yang akhirnya membuat kinerja tubuh meningkat hingga 11 atau 12 persen. Selain itu, kopi juga bisa membantu meningkatkan kinerja otak dan suasana hati.

Melihat fakta ini, tak perlu ragu lagi minum kopi setiap hari.

Sumber : DokterSehat.Com