Pengurus
hamil-dengan-pcos-doktersehat

Kehamilan yang dialami oleh wanita dipengaruhi oleh banyak hal. Kehamilan tidak akan terjadi kalau kedua belah pihak mengalami masalah pada kesehatan reproduksi. Selain itu kalau salah satu dari pasangan mengalami masalah, kehamilan tetap sulit terjadi. Nah, salah satu masalah yang kerap dialami oleh pasangan khususnya wanita adalah PCOS.

Mengenal PCOS dan gejalanya

Polycystic ovary syndrome atau sering disebut PCOS adalah kelainan hormon pada wanita. Kelainan ini menyebabkan wanita memiliki hormon pria di atas normal. Tingginya hormon androgen menyebabkan fungsi dari estrogen dan progesteron mengalami gangguan dan fungsi organ reproduksi wanita akan mengalami gangguan.

Wanita yang mengalami PCOS biasanya akan memiliki beberapa tanda di bawah ini.

  • Menstruasi sering sekali terlambat atau tidak teratur. Beberapa wanita dengan kondisi PCOS ini mengalami menstruasi per tahun kurang dari 8 kali. Kalau gejala ini sudah muncul sejak mudah, wanita disarankan segera memeriksakan diri ke dokter setelah menikah.
  • Karena jarang sekali mengalami menstruasi, lapisan di rahim akan terus mengalami penebalan. Dampaknya, penebalan ini akan berlanjut dan saat menstruasi terjadi, darah yang keluar akan menjadi sangat banyak. Wanita akan lemas dan kekurangan banyak darah.
  • Banyak rambut tumbuh di tubuhnya. Sekitar 70 persen wanita yang mengalami PCOS akan mengalami pertumbuhan rambut di wajah dan tubuh mereka. Apa yang terjadi ini adalah efek tingginya androgen pada tubuh wanita sehingga tanda-tandanya mirip seperti pria.
  • Muncul banyak sekali jerawat di wajah dan beberapa bagian tubuh. Jerawat ini susah diatasi karena berhubungan dengan hormon yang tidak seimbang.
  • Muncul botak di kepala dan polanya sama dengan botak yang dialami oleh pria.
  • Sering mengalami pusing yang cukup intens.

Bisakah hamil dengan PCOS?

Ada jutaan orang wanita di seluruh dunia yang mengalami PCOS. Dari jumlah itu ada cukup banyak yang bisa hamil. Meski sangat jarang yang bisa hamil secara alami, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengusahakan kehamilan berjalan dengan lancar dan akhirnya wanita bisa melahirkan dengan sempurna.

Cara yang bisa dilakukan untuk mengusahakan kehamilan adalah dengan melakukan beberapa metode seperti dengan Clomid, gonadotropins, hingga IVF. Selain itu mengubah gaya hidup mulai dari pola makan yang dilakukan hingga olahraga juga akan membuat wanita memiliki kesempatan besar untuk hamil.

Cara hamil dengan PCOS

Secara lengkap kita akan membahas beberapa metode yang bisa dilakukan untuk mengusahakan kehamilan pada wanita dengan PCOS. Metode di bawah ini akan berbeda-beda responsnya di setiap orang. Jadi, lakukan dari yang termudah hingga ke teknologi yang tinggi.

  1. Menurunkan berat badan untuk memperbaiki ovulasi

Meski tidak semuanya, sebagian besar wanita yang mengalami PCOS mengalami obesitas. Kondisi obesitas yang dialami oleh seseorang akan mempersulit terjadinya kehamilan. Oleh karena itu, banyak wanita disarankan memiliki berat badan yang ideal menjelang program kehamilan.

Masalah besar yang terjadi pada wanita yang mengalami PCOS adalah mereka tidak mengeluarkan sel telur secara rutin. Ovulasi tidak sering terjadi sehingga pembuahan akan sulit dilakukan. Dengan menurunkan berat badan siklus ovulasi akan dimulai kembali dari awal sehingga kemungkinan terjadi pembuahan akan besar.

  1. Melakukan diet dan olahraga

Beberapa cara yang bisa dilakukan oleh wanita untuk menurunkan berat badan adalah dengan mengatur pola makan setiap harinya. Apa yang dikonsumsi haru sehat dan kalau bisa tidak menyebabkan gangguan hormon pada tubuh. Hindari makanan yang terlalu banyak gula dan lemak dan perbanyak buah dan sayuran.

Olahraga juga bisa dilakukan juga untuk menurunkan kadar lemak di dalam tubuh dan menjadi lebih ideal. Anda bisa melakukan berbagai olahraga sesuai dengan kebutuhan dan juga kemampuan. Yang paling penting adalah Anda bisa melakukannya dengan rutin dan konsisten.

  1. Penanganan dengan Metformin

Mengonsumsi metformin yang biasanya digunakan untuk mengatasi masalah insulin. Meski seorang wanita tidak mengalami diabetes, obat ini juga memiliki manfaat untuk membantu menurunkan berat badan, mengembalikan siklus menstruasi dari awal lagi sehingga wanita bisa menghasilkan sel telur, meningkatkan kualitas sel telur, penurunan risiko mengalami keguguran.

  1. Penanganan dengan Clomid

Clomid juga digunakan untuk mengatasi masalah kehamilan khususnya pada wanita yang mengalami PCOS. Dengan menggunakan Clomid, seorang wanita bisa dengan mudah mengalami kehamilan. Sayangnya efektivitas dari Clomid ini berbeda di setiap orang. Ada yang efektif dan ada yang kebal. Jadi, kalau Anda tidak mengalami perubahan setelah menggunakan obat ini, berarti butuh jenis lain.

  1. Penanganan dengan Letrozole

Letrozole sebenarnya bukan obat yang digunakan untuk mengatasi masalah infertilitas. Obat ini lebih banyak digunakan untuk menangani kanker. Meski banyak digunakan untuk menangani kanker, Anda tidak perlu takut. Obat tetap bisa membantu seseorang yang ingin mendapatkan kehamilan dengan PCOS.

  1. Menggunakan gonadotropins

Kalau Clomid dan Letrozole tidak efektif untuk mengatasi masalah PCOS, tahap selanjutnya adalah dengan menyuntikkan obat untuk fertilitas atau gonadotropis. Obat ini biasanya mengandung FSH, LH, atau kombinasi keduanya.

  1. Menggunakan metode IVF (In Vitro Fertilization)

Cara ini dilakukan dengan memberikan obat pada wanita lalu mengambil sel telur. Sel telur akan dicampur dengan sperma dari pasangan untuk melakukan pembuahan di dalam alat. Kalau pembuahan berjalan lancar, tahap selanjutnya adalah menanamkan bakal janin itu ke rahim.

Meski memiliki PCOS, bukan berarti wanita tidak bisa hamil dan akhirnya melahirkan keturunannya. Jadi, kalau Anda mengidap PCOS, jangan langsung patah semangat. Lakukan beberapa cara di atas mulai dari yang biasa hingga menggunakan teknologi. Semoga ulasan di atas bisa membantu Anda yang memiliki masalah dengan kehamilan.

Sumber : DokterSehat.Com