loading...
Pengurus

Siapa pun pasti menginginkan kulit wajah yang sehat dan terawat. Dalam upaya untuk merawat, melindungi, dan menutrisi kulit, kita seringkali mencari produk-produk perawatan kulit danvitamin untuk kesehatan kulit yang berkualitas. Namun, apakah Anda tahu bagaimana memilih produk bervitamin mana yang sesuai dengan masalah dan kondisi kulit Anda?

Agar mendapatkan hasil yang Anda inginkan, akan lebih baik jika Anda mengetahui jenis dan manfaat vitamin untuk kulit. Sebelum membeli produk perawatan kulit bervitamin, lihatlah lebih seksama kandungannya.

Vitamin yang Baik untuk Kulit

Berikut beberapa vitamin untuk kesehatan kulit yang biasanya terkandung dalam produk perawatan kulit beserta kandungannya:

1. Vitamin D

Adalah vitamin untuk kesehatan kulit, karenavitamin ini berguna untuk meregenerasi dan memperbaiki sel kulit yang rusak. Penggunaan Vitamin D memberikan respons yang sangat baik untuk beberapa penyakit kulit seperti psoriasis, eksim atopik, bahkan jerawat. Kulit kita dapat memproduksi vitamin D yang didapatkan dari sinar matahari. Selain itu, kita juga dapat mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin D seperti susu, sereal, ikan salmon dan tuna.

Bahaya kekurangan vitamin D:

Jika tubuh kekurangan vitamin D, kemungkinan Anda akan mengalami gejalanyeri tulang dan kelemahan otot.Kadar vitamin D rendah dalam darah berisiko mengalami hal-hal berikut:

  • Gangguan kognitif pada orang dewasa yang lebih tua
  • Peningkatan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular
  • Asma parah pada anak-anak
  • Kanker

2. Vitamin E

Vitamin E untuk kulit berperan sebagai antioksidan untuk melawan radikal bebas dan menghambat skin aging oleh paparan sinar ultraviolet. Vitamin E atau dikenal juga sebagai tokoferol, membantu dalam menyembuhkan luka, mengurangi flek dan kerutan pada kulit.

Kebutuhan vitamin E dapat diperoleh melalui krim dan skincare yang mengandung vitamin E atau melalui suplemen dan makanan yang kaya akan vitamin E seperti kacang almond, dan biji-bijian.

Bahaya kekurangan vitamin E:

Kurangnya vitamin E dapat meningkatkan risiko berbagai macam penyakit, termasuk:

  • Disfungsi kekebalan tubuh
  • Kerusakan kognitif,
  • Penyakit kardiovaskular.

3. Vitamin C

Selain untuk meningkatkan kekebalan tubuh, vitamin C juga bersifat sebagai antioksidan yang sangat baik untuk memelihara kesehatan kulit. Banyak sekali produk skincare yang mengandung vitamin C yang berfungsi untuk mencerahkan kulit dengan menghambat produksi melanin.

Selain itu, vitamin C untuk kulit juga berfungsi untuk merangsang pembentukan kolagen sehingga kulit lebih kenyal dan mempercepat penyembuhan luka bekas jerawat.

Vitamin C juga dapat membantu menghidrasi kulit kering. Jumlah vitamin untuk kulit ini yang dibutuhkan tubuh adalah 1000 mg, yang dapat diperoleh dari buah jeruk, lemon, stroberi, tomat, brokoli dan bayam.

Bahaya kekurangan vitamin C:

Bila kekurangan vitamin C dalam tubuh, seiring waktu, kolagen baru tidak dapat terbentuk. Kondisi ini menyebabkan berbagai jaringan dalam tubuh mulai rusak dan kesehatan serta perbaikan tubuh menjadi terpengaruh. Kekurangan vitamin C yang persisten (kronis), biasanya dalam waktu sekitar tiga bulan atau lebih, dapat menyebabkan penyakit kudis.

Gejala pertama defisiensi vitamin C, di antaranya:

  • Nyeri otot dan persendian
  • Kelelahan dan lemah
  • Mudah memar
  • Bintik-bintik yang terlihat seperti memar kecil berwarna merah atau biru di kulit

4. Vitamin K

Kulit membutuhkan vitamin K untuk mempercepat penyembuhan sel-sel yang rusak. Vitamin K sangat membantu dalam penyembuhan scars, stretch mark, dan memudarkan pigmentasi kulit seperti bekas jerawat atau lingkaran hitam sekitar mata. Vitamin yang bagus untuk tubuh dan kulit ini dapat diperoleh dari susu, bayam, selada air dan kacang-kacangan hijau.

Bahaya kekurangan vitamin K:

Kekurangan vitamin K pada orang dewasa jarang terjadi tetapi cenderung terjadi pada bayi. Gejala utama dari kekurangan vitamin K adalah pendarahan berlebihan yang disebabkan oleh ketidakmampuan untuk membentuk gumpalan darah.

Berikut beberapa alasan mengapa bayi baru lahir lebih rentan kekurangan vitamin K:

  • Minum ASI yang rendah vitamin K
  • Vitamin K tidak disalurkan dengan baik dari plasenta ibu ke bayinya
  • Hati bayi yang baru lahir tidak dapat menggunakan vitamin K secara efisien
  • Usus bayi yang baru lahir tidak dapat menghasilkan vitamin K-2 dalam beberapa hari pertama kehidupan.

5. Vitamin B5

Vitamin B5 atau yang dikenal sebagai asam pantotenat biasanya terkandungpada banyak produk skincare dan produk perawatan rambut karena dapat membantu mempertahankan kelembapan pada kulit dan rambut. Selain itu, berdasarkan penelitian, Vitamin untuk kulit wajah ini mempunyai efek anti-inflamasi yang membantu meredakan peradangan kulit akibat jerawat.

Bahaya kekurangan vitamin B5:

Karena vitamin B5 terkandung hampir di semua makanan, kekurangan vitamin ini sangat jarang terjadi di negara-negara maju. Namun kekurangan vitamin B5 dapat terjadi dalam kombinasi dengan kekurangan vitamin B lainnya.

Gejala kekurangan vitamin B5 dapat mengalami kelelahan, depresi, mudah marah, insomnia, sakit perut, muntah, kaki terasa terbakar, infeksi saluran pernapasan atas, dan kram otot.

Orang-orang yang berisiko lebih besar mengalami kekurangan vitamin B5 termasuk:

  • Pecandu alkohol
  • Wanita yang menggunakan kontrasepsi oral atau pil KB
  • Penderita gizi buruk
  • Orang dengan gangguan penyerapan vitamin dan mineral karena obat-obatan tertentu atau gangguan usus.

6. Vitamin B6 (piridoksin)

Untuk Anda yang mempunyai kulit berminyak,vitamin untuk kulit wajah inidapat mengontrol produksi minyak pada kulit dan menghambat pembentukan jerawat. Sumber vitamin B6 dapat diperoleh dari bayam, kubis, bawang putih, kembang kol dan pisang.

Bahaya kekurangan vitamin B6:

Bila tidak ingin muncul jerawat, sebisa mungkin asupanvitamin yang bagus untuk tubuh dan kulit initercukupi untuk mencegahnya. Berikut tanda dan gejala kekurangan vitamin B6:

  • Ruam pada kulit
  • Bibir kering dan sakit
  • Perubahan suasana hati (mood)
  • Fungsi kekebalan tubuh melemah
  • Kelelahan atau kekurngan energi
  • Kesemutan dan nyeri pada tangan & kaki
  • Kejang
  • Tingginya kadar homosistesin ??tinggi (asam amino)

Kekurangan vitamin B6 biasanya terjadi pada penderita penyakit ginjal, hati, pencernaan atau autoimun, serta orang gemuk, perokok, pecandu alkohol dan wanita hamil.

7. Vitamin B3 (niacin/niacinamide)

Vitamin yang baik untuk kulit inidapat memperkuat fungsi dari skin barrier pada lapisan luar kulit sehingga membuat kulit lebih lembap, halus dan bersinar. Selain itu, penggunaan vitamin B3 secara rutin dapat mengecilkan pori-pori dan meratakan warna kulit wajah. Vitamin B3 banyak ditemukan pada Chia seeds, biji kopi dan kacang-kacangan.

Bahaya kekurangan vitamin B3:

Kakurangan vitamin B3 juga berisiko pada kesehatan kulit Anda. Berikut gejala akibat kekurangan vitamin B3:

  • Ruam berpigmen pada kulit yang terkena sinar matahari
  • Kulit tampak kasar
  • Lidah merah cerah
  • Kelelahan
  • Muntah, sembelit, dan diare
  • Masalah peredaran darah
  • Depresi
  • Sakit kepala
  • Hilang ingatan
  • Halusinasi(kasus yang parah)

8. Vitamin A

Vitamin A atau yang dikenal dengan istilah medis sebagai retinol dan turunannya biasanya terkandung di berbagai macam skincare anti-aging. Proses penuaan kulit terjadi oleh karena adanya kerusakan jaringan ikat kolagen dan elastin pada kulit akibat paparan sinar ultraviolet dari matahari.

Penggunaan vitamin A secara rutin dapat menghambat penuaan kulit dengan cara merangsang pembentukan kolagen dan elastin kulit sehingga dapat mengurangi kerutan halus pada wajah dan mengatasi flek atau pigmentasi kulit.Selain itu,vitamin yang baik untuk kulit inijuga sering digunakan untuk mengurangi jerawat aktif.

Vitamin A dapat diperoleh dengan cara mengoleskan krim yang mengandung vitamin A, atau dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin A seperti wortel, sayuran hijau dan telur.

Bahaya kekurangan vitamin A:

Asupan vitamin A harus Anda perhatikan, karenakekurangan vitamin A dapat menyebabkan komplikasi kesehatan yang parah. Menurut WHO, kekurangan vitamin A menjadi penyebab utama kebutaan yang dapat dicegah pada anak-anak di seluruh dunia. Kekurangan vitamin A juga meningkatkan keparahan dan risiko kematian akibat infeksi seperti campak dan diare

Gejala kekurangan vitamin A yang kurang parah termasuk masalah pada kulit seperti hiperkeratosis dan jerawat.

_

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Patricia Aulia.

Sumber : DokterSehat.Com