Pengurus
tidur-dengan-asma-doktersehatphoto credit: Pexels

-Salah satu penyakit yang tidak bisa disembuhkan dan seseorang harus hidup dengan kondisi seumur hidupnya adalah asma. Meski tidak bisa disembuhkan, kondisi ini bisa diminimalkan gejalanya sehingga seseorang bisa hidup dengan normal dan tidak mengalami masalah dengan pernapasannya.

Masalah Tidur Saat Asma

Kondisi asma biasanya tidak bisa diduga kapan akan kambuh. Itulah kenapa beberapa orang dengan kondisi asma disarankan untuk mengetahui apa saja trigger atau penyebab mereka jadi kambuh. Selanjutnya, obat jangka panjang dan obat instan saat sedang kambuh juga harus dimiliki.

Seseorang dengan kondisi asma biasanya sering mengalami gangguan tidur. Karena saluran napasnya mengalami inflamasi dan susah digunakan dengan baik, akan ada beberapa gangguan tidur sehingga Anda akan susah beristirahat.

Cara Tidur Nyenyak Saat Asma

Memiliki asma memang tidak bisa dicegah karena kondisi ini kadang terjadi begitu saja. Kalau Anda atau orang di sekitar Anda sering mengalami gangguan tidur karena mengalami asma, lakukan beberapa hal di bawah ini.

  1. Mengontrol asma sebelum tidur

Anda sering mengalami gangguan saat tidur karena dampak dari gangguan yang muncul saat sedang bangun dan beraktivitas. Akibatnya Anda jadi susah tidur di malam hari karena merasa pernapasan tidak berjalan dengan lancar sehingga mau melakukan apa pun muncul banyak ketakutan.

Kalau sejak bangun tidur dan beraktivitas Anda bisa mengontrol kondisi asma yang terjadi, tidur tidak akan mengalami gangguan. Misal saat sedang bangun tidur Anda tidak mengonsumsi obat yang diresepkan oleh dokter, akibatnya saluran napas tidak bisa membuka dengan baik. Selain itu, Anda juga tidak hati-hati seperti alergi terhirup atau mengenai tubuh.

Kalau sejak siang, tubuh sudah tidak normal, kemungkinan Anda bisa tidur dengan normal akan sangat rendah. Oleh karena itu selalu pastikan membawa obat ke mana-mana dan jauhi alergi yang bisa membuat asma mendadak muncul.

  1. Mengurangi alergen di sekitar tempat tidur

Asma sering kambuh karena ada alergi yang memicu inflamasi pada saluran napasnya. Alergen ini akan membuat Anda susah napas meski sebelumnya sudah mengonsumsi obat yang diberikan. Agar tidur bisa berjalan dengan lancar, ada baiknya Anda melakukan pembersihan secara rutin dan mengeliminasi alergen yang ada di sana.

Beberapa jenis alergen yang mungkin ada di dalam kamar meliputi debu, jamur, atau sampah yang menimbulkan bau tidak sedap. Selanjutnya parfum atau sejenisnya juga menyebabkan kamar jadi susah ditempati. Sebelum tidur lakukan pembersihan atau minta tolong keluarga untuk membersihkannya agar nyaman untuk ditinggali.

  1. Melakukan kebiasaan tidur yang baik

Lakukan kebiasaan tidur yang baik selama memiliki asma. Kebiasaan tidur yang baik meliputi bagaimana cara tidur dengan benar seperti posisi yang menghadap ke atas. Selanjutnya selalu tidur dengan kondisi tubuh yang bersih sehingga tidak ada gangguan saat tidur.

Selanjutnya selalu tidur di jam yang sama. Kalau Anda tidur setiap pukul 22.00 setiap harinya, tidurlah pada jam itu. Jangan tidur melebihi jam itu karena akan merusak siklus circadian tubuh. Terakhir, pastikan tidur selama 7-9 jam sehari.

  1. Menggunakan bantal lebih banyak

Salah satu gangguan tidur yang sering muncul pada penderita asma adalah susahnya bernapas dengan lega. Oleh karena itu, sebisa mungkin untuk menggunakan bantal yang lebih tinggi. Bantal yang lebih tinggi atau menggunakan bantal dobel akan membuat Anda mudah sekali bernapas dengan lega.

  1. Gunakan temperatur ruangan yang tepat

Kalau ingin tidur dengan nyenyak dan tidak mengalami gangguan pada tubuh usahakan untuk tidur di ruangan yang suhunya tidak terlalu panas atau terlalu dingin. Normalnya suhu ruangan harus berada di antara 16-20 derajat Celcius. Dengan suhu ini seseorang bisa tidur dengan lebih nyaman dan tidak sering terbangun di tengah malam.

Kalau Anda merasa suhu itu terlalu dingin, bisa sedikit menaikkannya di bawah 25 derajat Celcius. Sesuaikan kondisi tubuh dengan udara yang dihasilkan dari AC atau sejenisnya.

  1. Melakukan olahraga

Selama ini kita selalu menganggap kalau seorang yang mengalami asma tidak akan bisa melakukan apa-apa, selain aktivitas sederhana saja. Padahal seseorang dengan kondisi asma masih bisa melakukan olahraga ringan hingga ke sedang asalkan dalam kondisi fit dan rutin mengonsumsi obat yang sudah diresepkan oleh dokter sebelumnya.

Anda bisa melakukan jalan kaki atau angkat beban dengan mesin yang tidak terlalu berat. Kalau tubuh melakukan olahraga, kita akan merasakan lelah dan tubuh membutuhkan istirahat. Saat malam hari tubuh akan terpacu untuk segera mengantuk dan Anda akhirnya bisa tidur dengan nyenyak.

Oh ya, olahraga bisa dilakukan, tapi tetap ketahui kemampuan diri sendiri. Kalau memang tidak mampu melakukan olahraga terlalu intens, jangan memaksakan diri.

  1. Melakukan aktivitas yang mengurangi stres

Seseorang yang mengalami asma akan sering sekali mengalami stres dalam hidupnya. Kondisi ini akan terjadi karena Anda jadi susah beristirahat, selalu takut kalau mendadak kambuh di tempat yang tidak tepat, dan hal lain yang membuat Anda pusing hingga stres setiap harinya.

Kalau Anda mengalami stres secara berlebihan, kemungkinan besar akan menyebabkan beberapa masalah pada tubuh seperti susah tidur, mudah emosi, dan kehidupan jadi berantakan. Sesekali dalam seminggu lakukan yoga, meditasi, atau pelesir agar tubuh tidak terus tertekan karena keadaan.

Memiliki asma memang tidak nyaman apalagi kalau sering kambuh dan mudah sekali muncul karena dipicu hal-hal sederhana seperti udara yang agak kotor. Kalau kondisi asma sering terjadi, kemungkinan besar akan terjadi masalah pada tubuh seperti sering stres, kualitas tidur anjlok, dan mengalami sakit lainnya. Semoga ulasan di atas bisa Anda gunakan sebagai rujukan.

Sumber : DokterSehat.Com