Pengurus
anak-rewel-di-malam-hari-doktersehat

Setiap pasangan selalu bermimpi memiliki anak setelah menikah. Namun, memiliki anak ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan mulai dari kondisi kesehatan anak hingga bagaimana mereka tidur. Anak yang masih kecil seperti balita biasanya mudah terbangun tengah malam dan akhirnya rewel.

Kalau sudah rewel, orang tua pasti akan kerepotan sendiri. Apalagi kalau anak butuh waktu lama untuk tenang dan akhirnya tidur kembali. Nah, karena di mana-mana mencegah selalu lebih baik daripada mengatasi, ada baiknya Anda mencegah anak agar tidak rewel sehingga bisa tidur dengan nyenyak begitu pun Anda.

Mencegah anak terbangun dan rewel

Terbangunnya anak di malam hari dan akhirnya rewel tidak terjadi sekali atau dua kali saja. Beberapa orang tua bahkan mengeluhkan kondisi ini sehingga pencegahan harus dilakukan dengan baik. Begini cara mencegah anak terbangun dan rewel di dalam hari.

  1. Sebisa mungkin untuk tidak membangunkan anak

Kalau Anak terlanjur rewel dan terbangun dalam kondisi yang menangis, ada baiknya untuk tidak membangunkan mereka. Biarkan saja mereka tetap terpejam dan sebisa mungkin untuk menenangkan mereka. Kalau mereka sudah tenang, biasanya akan mudah tidur kembali.

Waktu anak mengalami rewel biasanya 10-15 menit saja setiap sesinya. Kalau Anda memaksa anak untuk mau bangun agar tenang, mereka akan semakin susah tidur. Rewelnya anak bisa terjadi karena beberapa hal. Yang paling sering adalah mimpi buruk. Kalau mereka bangun, mimpi akan teringat dan akhirnya menangis kembali dan susah ditenangkan.

  1. Membiasakan anak tidur sesegera mungkin

Salah satu pemicu anak menjadi rewel yang paling sering terjadi di zaman sekarang adalah mereka tidak mau segera tidur. Karena asyik dengan beberapa hal akhirnya mereka memutuskan untuk tidak mau tidur. Orang tua tidak bisa membiarkan anak asyik dengan mainannya karena semakin malam tidurnya mereka akan rawan rewel.

Saat anak tidur terlalu malam, tubuh mereka akan mengalami lelah yang berlebihan. Dampaknya mereka akan tidak nyaman dan sering terbangun di tengah malam karena merasa tubuhnya tidak nyaman dan sakit. Setelah jam tidur anak tiba, ajak mereka ke kasur dan bermain di sana. Dengan begitu mereka tidak menolak dan mudah dirayu untuk tidur.

  1. Hindarkan anak dari gangguan tidur

Gangguan tidur ada banyak sekali. Gangguan ini tidak hanya yang berhubungan dengan sesuatu yang ditakuti oleh anak saja. Gangguan ini juga bisa dalam bentuk hiburan. Misal anak terlalu sering bermain dengan gawai untuk melihat video yang mereka sukai berkali-kali.

Karena cahaya dari gawai seperti ponsel membuat rasa kantuk jadi hilang, ada baiknya untuk mengurangi penggunaannya. Begitu malam Anda bisa mengajak anak tidur atau kalau ingin bermain dengan sesuatu yang tidak merusak kantuk misal mainan biasa. Kalau anak sudah bosan kantuk akan membuat mereka mau tidur cepat.

  1. Membuat anak jadi relaks sebelum tidur

Buat anak menjadi lebih relaks setiap malam. Anda bisa membuat anak jadi nyaman di kasur dengan membacakan cerita atau dongeng yang mereka sukai. Dengan melakukan ini anak akan terbiasa untuk tidak menggunakan ponsel setiap harinya. Karena mereka lebih tertarik dengan apa yang dibacakan oleh orang tuanya.

  1. Membangunkan anak sebelum rewel

Anak memiliki tanda-tanda tersendiri sebelum mereka akhirnya rewel dan menangis. Beberapa anak ada yang mengeluarkan suara dan tidurnya tidak bisa tenang. Kalau hal itu terjadi, orang tua bisa membangunkan anak sebelum mereka rewel. Selanjutnya anak bisa ditidurkan lagi.

Trik ini memang tidak bisa diterapkan dengan mudah, pasalnya orang tua kerap mengetahui anak sudah rewel sebelum melihat tanda-tandanya muncul.

  1. Sesekali tidur dengan anak

Sesekali tidur dengan anak tidak masalah. Meski sebenarnya anak memang harus dilatih tidur sedini mungkin. Misal seminggu sekali tidur dengan anak dan mengamati bagaimana mereka tidur dan akhirnya muncul rewel yang cukup mengganggu.

Saat tidur dengan orang tuanya, anak akan merasa sangat nyaman. Bahkan, mereka tidak akan rewel lagi karena merasa aman tidur di dekat orang tuanya.

  1. Memberikan suasana yang nyaman

Beri suasana yang nyaman pada anak mulai dari kamar hingga penataannya. Buat mereka tidak takut tidur di kamarnya sendiri. Dengan modal perasaan nyaman ini, anak tidak akan mengalami masalah dengan tidurnya.

Efek sering rewel di malam hari

Bayi yang terus rewel di tengah malam dan hampir setiap hari tentu akan menyebabkan masalah pada dirinya dan orang tua. Kalau hal ini tidak segera diatasi efek di bawah ini akan terjadi.

  • Anak akan mengalami penurunan jam tidurnya setiap harinya. Umumnya anak-anak tidur selama 8-10 jam atau lebih dari itu kalau usianya semakin kecil. Kalau mereka berkali-kali akan ada penurunan jam tidur.
  • Kalaupun jam tidurnya tetap dan tidak berkurang, kualitasnya bisa saja menurun. Bayangkan kalau Anda harus terbangun, jam tidurnya akan terpotong di tengah-tengah.
  • Esok harinya, anak juga akan sering mengantuk atau tidak semangat untuk bermain. Hal ini terjadi karena mereka merasa agak lemas dan kadang mengantuk juga.
  • Pada orang tua efeknya kurang lebih sama. Mereka akan mengalami beberapa masalah pada kualitas tidur. Setiap hari harus bangun tengah malam dan mengurus anak yang rewel.
  • Orang tua juga bisa mengalami penurunan kesehatan karena sering bangun dan tidurnya terganggu. Daya tahan akan menurun dan mengakibatkan mereka jadi mudah sakit.

Demikian beberapa ulasan tentang cara mencegah anak yang rewel di malam hari dan membuat Anda tidak bisa tidur. Dengan melakukan hal di atas, Anda akan mudah tidur dengan nyenyak. Selain itu, Anak juga bisa menikmati istirahatnya hingga esok hari mereka tidak terlalu lelah.

Sumber : DokterSehat.Com