loading...
Pengurus
penurunan-berat-badan-pada-wanita-doktersehat

Dibandingkan dengan pria, wanita cenderung susah menurunkan berat badan dan cenderung mengalami obesitas. Kondisi ini tidak terjadi karena jumlah otot yang dimiliki oleh wanita lebih sedikit dari pria. Ada banyak faktor yang menyebabkan kadar lemak di dalam tubuh wanita cenderung tinggi dibandingkan pria dengan ketinggian tubuh relatif sama.

Nah, kira-kira apa yang menyebabkan wanita jadi susah menurunkan berat badannya. Padahal wanita mengonsumsi makanan yang sama dan gaya hidup lainnya hampir sama dengan pria. Kalau Anda termasuk wanita yang cenderung mengalami obesitas, beberapa alasan di bawah ini mungkin bisa membantu Anda dalam menurunkan berat badan.

Penelitian tentang susahnya wanita menurunkan berat badan

Anda mungkin pernah melakukan latihan dengan pasangan bersama-sama dan dengan jumlah dan jenis yang sama. Sayangnya, setelah beberapa bulan, perkembangan penurunan berat badan yang Anda alami cenderung lebih rendah dengan pasangan atau suami. Mengapa hal seperti ini bisa terjadi?

Dari penelitian yang dipublikasikan pada jurnal JAMA ditemukan fakta kalau jumlah pria yang mengalami obesitas sekitar 35 persen saja. Sementara itu wanita yang mengalami obesitas sekitar 40 persen. Menariknya lagi, jumlah pria yang mengalami obesitas stagnan dia angka yang sama sementara wanita naik signifikan.

Dari penelitian di atas terlihat jelas kalau wanita banyak sekali mengalami masalah dengan penambahan berat badannya. Bahkan kondisi penambahan berat badan yang berujung pada obesitas berisiko sebabkan komplikasi baru. Peluang mengalami penyakit berbahaya seperti jantung atau diabetes cukup tinggi.

Alasan mengapa wanita cenderung obesitas dan solusinya

Ada beberapa alasan yang menyebabkan berat badan pada wanita enggan mengalami penurunan yang signifikan. Bahkan, pada beberapa wanita, penurunan berat badan saja terjadi sangat lama dan lebih cepat menambah lemak. Berikut yang menjadi alasan mengapa Anda selalu frustrasi saat diet.

  1. Mengonsumsi makanan yang salah

Apa yang Anda makan mungkin terlihat sehat dan porsinya tidak terlalu banyak. Namun, kandungan nutrisi di dalamnya tidak diketahui. Misal terlalu banyak mengonsumsi makanan yang diolah atau kalengan. Jika dibandingkan dengan makanan yang masih segar tentu nutrisinya akan sedikit berbeda.

Konsumsi makanan yang diolah sendiri atau paling tidak makanan yang mengandung cukup banyak serat dan rendah karbohidrat. Makanan juga makanan yang tidak terlalu manis dan mengandung lemak. Selalu kontrol apa yang akan masuk ke dalam mulut agar tidak terjadi masalah di kemudian hari.

  1. Melakukan latihan yang salah

Banyak sekali wanita yang lebih suka melakukan olahraga jenis kardio hingga tubuhnya lelah. Padahal kardio saja tidak akan cukup apalagi dengan hanya jalan kaki setiap pagi. Lakukan latihan yang benar dan jenisnya juga harus tepat agar lemak di dalam tubuh bisa segera diturunkan.

Anda tidak masalah kalau ingin melakukan olahraga di gym dengan angkat beban. Tubuh Anda tidak akan berotot seperti pria. Selain itu coba lakukan latihan kardio dengan dasar interval seperti HIIT. Dengan melakukan itu, lemak yang ada di dalam tubuh bisa dengan mudah digunakan dan terkikis.

  1. Memiliki hormon yang tidak seimbang

Wanita sering sekali mengalami masalah dengan keseimbangan hormon. Kondisi ini terjadi karena kadar kortisol di dalam tubuh kerap naik dan turun. Selain itu estrogen dan progesteron juga bergerak fluktuatif setiap bulan mengikuti siklus menstruasi yang rutin terjadi pada wanita.

Kondisi ini memang tidak bisa dicegah karena kondisi menstruasi adalah hal yang wajar. Yang bisa dilakukan adalah menurunkan kadar stres di dalam tubuh. Dengan melakukan ini Anda bisa makan dengan lebih terkontrol dan kualitas tidur bisa terjaga dengan baik.

  1. Memiliki masalah dengan tiroid

Kalau segala upaya sudah dilakukan dan wanita tetap mengalami masalah dengan penurunan berat badan, artinya mereka mengalami masalah tiroid. Kelenjar di dekat leher ini tidak bisa bekerja dengan maksimal. Dampaknya wanita susah memiliki metabolisme yang baik.

Kondisi hipotiroidisme ini sebenarnya bisa juga terjadi pada pria. Namun, efeknya pada wanita lebih besar. Atasi masalah ini dengan mengatasi kekurangan mineral di dalam tubuh sehingga tiroid bisa bekerja dengan baik dan dampaknya pada metabolisme tidak terlalu banyak.

  1. Tidak tidur dengan cukup

Tidur juga menjadi isu yang tidak boleh disepelekan begitu saja. Perbaiki pola tidur harian agar dalam satu hari bisa istirahat selama 7-9 jam. Konsumsi makanan yang membuat tidur jadi nyaman dan jangan lupakan olahraga.

  1. Menggunakan alat kontrasepsi

Beberapa jenis alat kontrasepsi yang digunakan oleh wanita juga bisa menyebabkan kegemukan. Masalah ini tidak bisa diatasi kecuali Anda mengganti alat kontrasepsi hormonal dengan kondom. Lakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu kalau Anda ingin mengubah jenis alat kontrasepsi.

  1. Tidak memiliki kontrol makan yang baik

Kontrol dalam mengonsumsi makanan dengan jenis apa pun adalah hal yang sangat penting. Mengapa sangat penting? Karena dengan mampu mengontrol diri jumlah kalori yang masuk tidak akan mengalami surplus. Kalau sampai mengalami surplus, kelebihan kalori akan disimpan lagi oleh tubuh dalam bentuk lemak.

Jangan makan dalam kondisi mood yang buruk seperti sedang stres. Biasa Nya kita akan susah menghentikan makan padahal sudah kenyang dan kalori terpenuhi. Selain tidak bisa mengontrol jumlah kalori yang masuk, kita juga cenderung makan apa saja yang diinginkan padahal ada beberapa jenis bahan makanan yang dilarang.

Menjadi seorang wanita memang tidak mudah, apalagi dengan kadar lemak yang cukup tinggi dan mudah sekali bertambah. Oleh karena itu kita disarankan untuk bisa menjaga pola makan dengan baik dan lebih aktif lagi dalam berolahraga. Semoga ulasan di atas bisa Anda gunakan sebagai acuan untuk bisa hidup lebih sehat lagi.

Sumber : DokterSehat.Com