loading...
Pengurus
bahaya-gorengan-doktersehat

Gorengan masih menjadi makanan yang paling digemari di Indonesia. Selain dijadikan camilan, gorengan juga bisa dijadikan lauk yang nikmat, apalagi jika masih dalam kondisi hangat. Hanya saja, banyak orang yang menyebut gorengan sebagai makanan yang tidak baik bagi kesehatan. Lantas, apakah ada cara yang bisa kita lakukan agar tetap sehat meski hobi menyantap gorengan?

Tips agar tetap bisa makan gorengan namun tetap sehat

Gorengan memang memiliki rasa yang nikmat sehingga sulit bagi kita untuk menghindarinya. Hanya saja, pakar kesehatan menyebut konsumsi gorengan memang tidak bisa dilakukan dengan sembarangan.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa kita lakukan agar tetap bisa sehat meski suka mengonsumsinya.

  1. Membatasi porsi dan frekuensi memakannya

Menikmati gorengan sambil mengobrol atau menonton acara televisi memang terkadang membuat kita lupa diri. Tak hanya satu atau dua potong, terkadang kita bahkan bisa menghabiskan gorengan lebih dari lima potong, apalagi jika gorengan baru saja dimasak sehingga masih renyah dan hangat. Sayangnya, sudah menjadi rahasia umum jika gorengan termasuk dalam makanan yang tinggi kandungan kolesterol, lemak, dan kalori. Hal ini berarti, jika kita sering mengonsumsinya dalam jumlah yang banyak, risiko terkena kenaikan berat badan yang berujung pada obesitas, kolesterol tinggi, penyakit jantung, hingga diabetes juga meningkat.

Selain membatasi porsinya, pastikan untuk tidak mengonsumsinya terlalu sering dan menggantinya dengan camilan lain yang lebih sehat layaknya kacang-kacangan atau buah-buahan. Camilan ini tak kalah nikmatnya untuk dikonsumsi kok.

  1. Jangan sembarangan membeli gorengan

Kita tentu pernah mendengar berita yang menyebutkan bahwa penjual gorengan mencampurkan plastik ke dalam minyak demi membuat rasa gorengan lebih renyah dan awet, bukan? Selain itu, kita juga seringkali melihat minyak yang dipakai oleh penjual gorengan yang sudah sangat gelap karena telah dipakai berkali-kali.

Melihat fakta ini, jangan sembarangan membeli gorengan. Pastikan bahwa gorengan yang kita beli berasal dari tempat yang higienis, tidak memakai minyak jelantah yang dipakai berulang kali hingga menghitam, dan tidak memasukkan plastik di dalam minyak. Karena alasan inilah kita sebaiknya mengecek kebiasaan penjual dalam menggorengnya sebelum memilih untuk memakannya.

  1. Membuat gorengan sendiri

Jika memang tidak yakin dengan kualitas atau keamanan gorengan yang dijual di pinggir jalan, sebaiknya kita membuatnya sendiri di rumah. Gorengan cenderung mudah untuk dibuat dan kita bisa memastikan bahwa minyak yang dipakai masih berkualitas dan baru. Gorengan ini tentu jauh lebih aman dibandingkan dengan gorengan yang dibeli, bukan?

  1. Pastikan untuk memakai minyak berkualitas

Beberapa jenis minyak berkualitas yang aman untuk membuat gorengan adalah minyak zaitun, minyak canola, dan minyak wijen. Minyak-minyak ini tidak akan menyebabkan peningkatan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh sehingga lebih aman bagi gorengan. Hanya saja, kita juga harus memastikan bahwa minyak ini hanya dipakai untuk dua kali menggoreng. Jika dipakai hingga berkali-kali, dikhawatirkan kandungan karsinogen pada gorengan akan meningkat dan kita pun akan lebih rentan terkena kanker.

Selain itu, pastikan untuk menunggu minyak hingga benar-benar panas sebelum memasukkan bahan gorengan demi mencegah penyerapan minyak yang berlebihan.

  1. Keringkan minyak setelah gorengan diangkat

Kita bisa memakai tisu dapur untuk menyerap minyak berlebih pada gorengan yang baru saja diangkat. Dengan melakukannya, setidaknya kandungan minyak, lemak, dan kolesterol pada gorengan yang akan kita konsumsi lebih sedikit. Hal ini tentu akan lebih baik bagi kesehatan, bukan?

Dengan memperhatikan hal ini, kita bisa mengonsumsi gorengan yang jauh lebih aman bagi kesehatan.

Sumber : DokterSehat.Com