loading...
Pengurus
sindrom-iritasi-usus-besar-doktersehat

Salah satu bagian tubuh yang paling penting bagi kondisi kesehatan kita adalah usus. Tak hanya penting bagi saluran pencernaan, usus juga berperan besar bagi sistem kekebalan tubuh. Jika kondisi usus menurun karena mengalami peradangan atau hal lainnya, maka tubuh juga akan mengalami masalah kesehatan.

Waspada radang usus

Salah satu masalah kesehatan yang rentan menyerang usus adalah radang usus atau dalam dunia medis disebut sebagai inflammatory bowel disease. Kondisi ini sebenarnya terjadi akibat sistem kekebalan tubuh yang menyerang virus, bakteri, atau benda asing yang ada di dalam usus namun kemudian juga memicu peradangan pada organ pencernaan ini.

Radang usus bisa dibagi menjadi dua jenis, yakni penyakit Crohn serta colitis ulseratif. Penyakit crohn bisa terjadi di hampir semua bagian pencernaan, namun khusus untuk colitis ulseratif, kondisi ini hanya akan menyerang usus, khususnya usus besar.

Beberapa tanda radang usus yang harus diwaspadai

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk mewaspadai gejala dari radang usus yang tidak bisa disepelekan.

Berikut adalah berbagai gejala dari masalah kesehatan ini.

  1. Munculnya diare

Pakar kesehatan menyebut gejala paling umum dari radang usus adalah munculnya diare. Gejala ini disebabkan oleh adanya virus, bakteri, atau bahkan parasit yang masuk hingga ke dalam perut dan memicu infeksi pada pencernaan. Masalah kesehatan ini bisa menyebabkan kotoran berbentuk cair sekaligus membuat kita sering bolak-balik ke toilet demi buang air besar.

  1. Demam tinggi

Sebagaimana peradangan pada umumnya, radang usus juga bisa menyebabkan munculnya demam parah. Hal ini disebabkan oleh reaksi sistem kekebalan tubuh yang berusaha untuk memerangi berbagai benda asing, virus, atau bakteri yang ditemukan di dalam usus.

  1. Nyeri perut

Gejala lain dari radang usus adalah munculnya kram perut yang cukup parah. Peradangan juga bisa menyebabkan sensasi nyeri yang akhirnya membuat kita kesulitan untuk melakukan aktivitas dengan normal.

  1. Penurunan berat badan

Radang usus juga bisa menyebabkan penurunan berat badan secara drastis dalam waktu yang singkat. Hal ini disebabkan oleh diare parah yang akhirnya membuat cairan tubuh menurun dengan signifikan dan akhirnya mempengaruhi berat badan.

  1. Perdarahan saat buang air besar

Radang usus yang sudah sangat parah bisa menyebabkan perdarahan saat buang air besar. Biasanya, darah yang keluar terlihat segar, bukannya kehitaman karena asalnya adalah dari saluran pencernaan bagian bawah.

Beberapa makanan yang sebaiknya dihindari saat radang usus menyerang

Jika kita mengalami radang usus, pakar kesehatan menyarankan kita untuk menghindari beberapa jenis makanan terlebih dahulu demi membantu usus memulihkan diri.

Berikut adalah beberapa makanan yang sebaiknya kita hindari.

  1. Daging merah

Salah satu bahan makanan yang bisa diolah menjadi masakan dengan rasa yang lezat ini sebaiknya dihindari terlebih dahulu saat mengalami radang usus. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan zat besi dan lemak yang cenderung membutuhkan waktu lama untuk dicerna di dalam usus. Hal ini tentu bisa menyebabkan peradangan menjadi lebih parah. Selain itu, daging merah juga bisa memicu sembelit.

  1. Mie instan

Meski rasanya enak, sudah menjadi rahasia umum jika mie instan sangat tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi terlalu sering, termasuk saat mengalami radang usus. Hal ini disebabkan oleh kandungan di dalamnya yang tidak sehat dan bisa memperparah peradangan.

  1. Beberapa jenis produk olahan susu

Produk olahan susu cenderung tinggi lemak dan bisa membuat produksi gas meningkat. Hal ini dikhawatirkan bisa membuat radang usus menjadi semakin parah.

Sumber : DokterSehat.Com