loading...
Pengurus
minyak-yang-diserap-oleh-gorengan-doktersehat

Penderita kolesterol tinggi biasanya masih diperbolehkan untuk berpuasa. Hanya saja, mereka harus benar-benar cermat dalam menerapkan pola makan saat berbuka dan sahur demi menjaga kadar kolesterol di dalam tubuhnya tetap seimbang. Selain itu, mereka juga harus menghindari beberapa jenis makanan tertentu, khususnya saat berbuka puasa.

Beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari penderita kolesterol tinggis saat buka puasa

Makanan untuk berbuka puasa biasanya memang sangat menarik dan lezat. Hanya saja, bagi penderita kolesterol tinggi, bisa jadi makanan-makanan ini membahayakan kondisi kesehatan mereka.

Berikut adalah beberapa makanan berbuka puasa yang sebaiknya mereka hindari.

  1. Makanan yang memiliki kandungan lemak trans

Jenis makanan pertama yang harus dihindari penderita kolesterol tinggi saat berbuka puasa adalah makanan dengan kandungan lemak trans tinggi. Sebagai informasi, lemak trans adalah lemak yang diolah dengan tambahan hidrogen sehingga membuat makanan memiliki tekstur atau rasa yang jauh lebih menarik.

Masalahnya adalah lemak trans bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. Jika sampai kita sering mengonsumsinya, maka risiko untuk terkena penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung dan stroke akan meningkat.

Beberapa jenis makanan yang tinggi kandungan lemak trans adalah kue, keripik kentang, biskuit, krakers, dan makanan cepat saji.

  1. Gorengan

Salah satu menu berbuka puasa yang paling digemari banyak orang adalah gorengan. Rasanya enak, renyah, dan mengenyangkan, sayangnya, di dalam gorengan terdapat kandungan lemak jahat yang sangat tinggi. Hal ini disebabkan oleh proses pengolahannya yang direndam di dalam minyak panas dalam jumlah yang banyak. Sebagaimana lemak trans, lemak jahat juga bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat dengan cepat.

Selain gorengan yang kita beli di pinggir jalan, gorengan yang dibuat sendiri juga sebaiknya tidak sembarangan dikonsumsi karena mampu menyebabkan dampak yang sama.

  1. Makanan cepat saji

Makanan cepat saji menjadi pilihan berbuka puasa bagi banyak orang karena praktis dan cepat, apalagi jika kita berada di luar rumah atau berada di tengah-tengah perjalanan. Sayangnya, di dalam kandungan makanan cepat saji seperti burger, pizza, dan ayam goreng tepung terdapat kandungan lemak jahat yang sangat tinggi. Kandungan ini juga bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat dengan cepat.

  1. Makanan dengan kandungan gula yang tinggi

Selain bisa meningkatkan berat badan atau risiko diabetes, makanan dengan kandungan gula yang tinggi seperti kue, biskuit, atau roti manis juga sebaiknya dihindari oleh penderita diabetes saat berbuka puasa. Hal ini disebabkan oleh kadar kalorinya yang tinggi yang bisa mempengaruhi kadar kolesterol di dalam tubuh.

Selain gula pasir, kita juga harus menghindari makanan dengan kandungan gula tambahan layaknya fruktosa, sukrosa, pemanis buatan, hingga sirup jagung.

  1. Daging olahan

Daging olahan seperti sosis, nugget, bakso, dan sejenisnya memang memiliki rasa yang enak untuk dikonsumsi kapan saja, termasuk saat berbuka puasa. Masalahnya adalah daging olahan juga bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat dengan cepat. Sebagai informasi, sebuah penelitian bahkan membuktikan bahwa sering mengonsumsi daging olahan bisa meningkatkan risiko terkena penyakit jantung hingga 42 persen!

Alih-alih mengonsumsi berbagai makanan tersebut, pakar kesehatan menyarankan penderita kolesterol tinggi untuk memperbanyak asupan sayur dan buah-buahan yang tinggi serat. Kandungan ini bisa membantu menurunkan kadar kolesterol tubuh.

Selain itu, mereka juga bisa mengonsumsi biji-bijian dan gandum utuh yang juga tinggi serat atau daging ikan yang tinggi kandungan asam lemak omega 3. Kandungan ini bisa menurunkan kadar kolesterol jahat sekaligus meningkatkan kadar kolesterol baik.

Sumber : DokterSehat.Com