Pengurus
penyakit-menular-seksual-dari-ciuman-doktersehat

Seperti namanya, penyakit menular memang cenderung menyebar dari satu individu ke individu lain melalui aktivitas seksual. Melakukan seks secara vaginal, oral, hingga anal berisiko sebabkan penyakit ini menyebar dengan mudah. Cairan kelamin dan kontak fisik yang intens menyebabkan virus atau bakteri mudah menyebar.

Karena risiko seks sangat tinggi kalau tidak dilakukan dengan aman, beberapa orang memilih hanya melakukan ciuman atau sekadar berpelukan saja. Nah, apakah dengan hanya berciuman (ciuman yang menggunakan lidah dan bertukar saliva) kita aman terhadap penyakit menular seksual? Jawabannya adalah tidak. Masih ada beberapa penyakit yang bisa menular melalui ciuman.

Penyakit menular seksual yang tidak menular melalui ciuman

Sebelum mengetahui jenis penyakit menular seks apa saja yang bisa menular melalui ciuman, kita bahas dulu yang tidak menular melalui ciuman. Namun, kalau Anda melakukan seks lebih jauh dari sekadar ciuman, saja beberapa penyakit di bawah ini menular.

  • Klamidia. Penyakit menular seksual ini hanya bisa ditularkan melalui pertukaran cairan kelamin baik melalui oral, anal, dan vaginal. Penularan Melalui ciuman tidak terjadi karena bakteri dari klamidia tidak terdapat di area mulut dan kelenjar ludah.
  • Hepatitis. Infeksi virus hepatitis hanya bisa ditularkan melalui aktivitas seks, transfusi darah, dan virus masuk melalui luka yang ada di tubuh. Ciuman tidak akan menularkan penyakit ini meski dilakukan dengan lidah.
  • Gonore. Penyakit ini banyak menyerang pria meski pada wanita juga bisa terjadi. Penularan hanya terjadi melalui aktivitas seks tanpa kondom apa pun jenisnya.
  • Penyakit inflamasi pelvis. Bakteri yang menyebar dan menyebabkan peradangan di pelvis masuk melalui aktivitas seks tidak sehat. Bakteri bisa dengan masuk melalui vagina dan menyebar ke dalam.
  • Trichomoniasis. Penyakit ini menular secara spesifik hanya melalui kemaluan saja. Seks oral dan anal sekalipun tidak bisa menularkan penyakit ini.
  • HIV. Penyakit yang cukup berbahaya dan hingga sekarang belum ada obatnya ini hanya menular melalui transfusi darah, cairan mani, cairan di anus, cairan vagina, dan ASI. Ciuman tidak akan bisa menularkannya.

Meski sebagian besar penyakit menular seksual tidak menular melalui ciuman, kita tetap harus waspada kalau ingin melakukan hal ini. Penyakit lain yang berada di sekitar mulut dan saluran pernapasan juga bisa menular dengan mudah ke orang lain, kita ambil contoh sajak TBC.

Penyakit menular seksual yang menular melalui ciuman

Penyakit menular seksual yang menyebar melalui ciuman tidak banyak. Ada tiga jenis penyakit yang bisa menularkan virus atau bakteri secara langsung dan tidak langsung.

  1. Herpes

Herpes ada dua jenis pertama yang HSV-1 atau sering disebut dengan nama oral herpes da yang kedua HSV-2 atau herpes genital. Keduanya bisa masuk dengan mudah ke tubuh dan menyebabkan masalah kalau daya tahan tubuh anjlok. Virus ini mampu menular melalui aktivitas apa pun termasuk ciuman yang intens.

Herpes muncul dalam bentuk inflamasi di kulit dan muncul bisul kecil dalam jumlah banyak. Saat daya tahan anjlok, virus akan mulai aktif dan menyebabkan masalah seperti perasaan panas di sekitar kulit dan demam tinggi.

  1. Cytomegalovirus

Selain ditularkan melalui ciuman, penyakit CMV ini juga bisa menular ke orang lain melalui urine, darah, cairan mani, dan air susu. Tanda penyakit kalau muncul pada tubuh adalah perasaan lelah, tenggorokan sakit, demam, dan sekujur tubuh terasa sakit dan tidak nyaman.

  1. Sifilis

Secara umum sifilis memang tidak secara langsung menyebabkan masalah pada tubuh kalau Anda dan pasangan berciuman. Penularan juga lebih banyak terjadi melalui aktivitas seks mulai dari anal, vaginal, dan oral. Sayangnya, sipilis juga bisa menular kalau ada luka di dalam mulut seseorang.

Kalau seseorang memiliki sifilis dan menyebabkan luka di dalam mulutnya, kemungkinan besar menular akan besar. Apalagi kalau seseorang melakukan ciuman dengan intensitas tinggi dan menggunakan lidah dan gigi.. Kalau terjadi luka penularan bisa cepat terjadi dan dalam beberapa hari sudah menyebar ke seluruh tubuh.

Cara melakukan seks yang benar agar tidak terkena penyakit menular

Membicarakan masalah penyakit menular seksual dengan pasangan memang cukup sulit. Salah saja mengatakan bisa menyebabkan perasaan tidak nyaman. Namun, Anda tetap harus melakukannya agar seks yang dilakukan berjalan dengan tanpa menimbulkan risiko.

  • Kalau Anda melakukan seks dengan pasangan menikah atau jangka panjang sebisa mungkin membicarakan masalah penularan penyakit seks ini dengan baik. Kalau pasangan sama-sama sadar dengan kesehatan lakukan pemeriksaan berdua agar diketahui ada atau tidaknya masalah kesehatan.
  • Kalau salah satu pasangan memiliki penyakit menular seks ada baiknya untuk tidak langsung memberikan tuduhan. Bisa saja penyakit menular melalui cara yang tidak dipikirkan. Misal herpes yang bisa menular melalui sentuhan tangan saja.
  • Sembuhkan penyakit menular seksual yang muncul hingga sembuh. Sebisa Mungkin untuk melakukan kontrol rutin agar penyakit ini benar-benar bisa diatasi dengan sempurna.
  • Kalau Anda dan pasangan masih melakukan seks, ada baiknya menggunakan pengaman seperti kondom. Dengan pengaman, kemungkinan mengalami penularan penyakit akan sangat kecil.
  • Ketahui jenis penyakit menular seksual yang dialami. Kalau penyakit menular seksualnya seperti daftar di atas, kemungkinan besar bisa menular melalui ciuman. Waspadai aktivitas pemanasan agar tidak kecolongan dan tertular.
  • Selalu melakukan seks dengan pengaman apa pun alasannya. Kecuali Anda dan pasangan ingin memiliki momongan baru tidak perlu mengenakan kondom.

Dari ulasan di atas kita jadi lebih paham kalau melakukan seks dengan jenis apa pun tetap bisa menularkan penyakit. Oleh karena itu, selalu berhati-hati melakukan seks atau sekadar berciuman kalau bukan dengan pasangan resmi yang secara kesehatan kita mengetahui kondisinya.

Sumber : DokterSehat.Com