Pengurus
manfaat-memaafkan-doktersehat

Tidak mudah memang mengucapkan kata maaf. Tetapi menyimpan dendam dan amarah sesungguhnya tidak membahagiakan. Padahal manfaat memaafkan dapat membahagiakan diri dan melindungi diri dari penyakit. Berdasarkan penelitian periset dari Universitas California, San Diego, AS, menjelaskan, bahwa ketika berhasil memaafkan orang yang menyakiti kita, tekanan darah akan turun. Dalam jangka panjang, tekanan darah yang normal akan melindungi kita dari penyakit jantung dan stroke. Tak hanya itu, ada banyak manfaat saling memaafkan. Selengkapnya simak di bawah ini.

Manfaat Memaafkan bagi Kesehatan

Selain membuat Anda bahagia, belajar memaafkan memberikan banyak manfaat lho, berikut manfaat memaafkan bagi kesehatan:

1. Menurunkan tekanan darah

Saat kita tidak lagi merasa cemas atau marah karena keluhan sebelumnya, ini berkat manfaat saling memaafkan yang membuat masalah detak jantung mereda dan tekanan darah turun. Kondisi ini menormalkan banyak proses dalam tubuh dan dapat berpengaruh pada hati dan sistem peredaran darah.

2. Mengurangi stres

Manfaat memaafkan dapat mengurangi stres karena kita tidak lagi mengulangi pemikiran yang salah (baik secara sadar maupun tidak sadar) yang menyebabkan timbulnya tekanan psikis. Dengan melepaskan beban untuk menyelesaikan permasalahan, kita belajar bagaimana menghilangkan rasa kejengkelan dan stres.

3. Mengurangi permusuhan

Sesuai sifatnya, manfaat saling memaafkan dapat menghilangkan permusuhan terhadap orang lain maupun diri kita sendiri. Perilaku bermusuhan yang spontan, seperti amarah dan berkelahi tanpa alasan yang merugikan, harus diselesaikan dengan salingmembebaskan masalah.

4. Mampu mengendalikan amarah

Manfaat memaafkan bagi kesehatan selanjutnya dapat mengendalikan emosi. Semakin sedikit beban dari masa lalu yang membebani, kita bisa lebih banyak mengendalikan diri ketika benar-benar marah. Kita akan lebih bisa menarik napas secara perlahan dan bersikap tenang, daripada menyerang seseorang yang sedang marah.

5. Memperlambat detak jantung

Manfaat sikap pemaaf mampu menenangkan hati karena membiarkan rasa sakit dalam diri mereda, dengan memperbaiki tekanan darah dan detak jantung.

Membebaskan dendam dan amarah dengan saling memaafkan membuat hati kita menjadi tenang dan detak jantung menurun.

6. Menurunkan risiko penyalahgunaan alkohol atau narkoba

Ini adalah salah satu alasan terbesar dan terbaik untuk memaafkan diri sendiri dan pada orang lain. Penyalahgunaan alkohol dan narkoba adalah pelampiasan untuk rasa sakit yang mendasarinya.Manfaat memaafkan bagi kesehatan dapat membantu kita melepaskan rasa sakit itu dan sebaliknya akan mendapatkan ketenangan.

7. Mengurangi gejala depresi

Mirip dengan menurunkan penyalahgunaan narkoba, ini adalah masalah penting bagi banyak orang. Depresi dapat melemahkan dan dapat menyebabkan seseorang terpuruk dan mungkin bunuh diri. Nah, cobalah berdamai dan memaafkan diri sendiri karena akan memberi kita kesembuhan dan kebaikan, serta dapat menggantikan depresi dengan kasih sayang.

8. Mengurangi gejala kecemasan

Hampir semua orang perlu memaafkan dirinya sendiri maupun dengan orang lain. Kecemasan sering muncul ketika kita takut bahwa telah melakukan sesuatu yang salah. Hati nurani kita yang bersalah dapat menyebabkan kecemasan pada tingkat yang dalam.

Cara yang terbaik adalah memaafkan karena membantu kita untuk mencintai diri sendiri secara mendalam dan membebaskan diri dari rasa sakit batin.

9. Mengurangi rasa sakit kronis

Sakit fisik seringkali menjadi penyebab psikologis. Ketika membiarkan perubahan besar terjadi dengan memaafkan, kita akan menyembuhkan diri kita sendiri pada tingkat psikologis dan fisik. Dengan demikian, rasa sakit kronis dapat disembuhkan dan tubuh akan kembali sehat.

10. Hubungan yang lebih sehat

Ketika memaafkan sebagai bagian rutin dari latihan spiritual, kita mulai bisa memerhatikan bahwa semua hubungan kita (dengan orangtua, kekasih, rekan kerja, bos, tetangga, dan lainnya) mulai berkembang dan lebih baik.

Manfaat memaafkan orang lain akan jauh lebih sedikit drama yang harus dihadapi, dan itu adalah pencapaian yang besar dalam hidup kita.

11. Meningkatkan kesejahteraan psikologis

Bila melepaskan keluhan, kita menjadi lebih harmonis di semua tingkatan. Mimpi buruk berkurang dan tujuan kehidupan baru yang menarik menjadi hal biasa. Kita merasa lebih tenang, lebih bahagia, dan siap memberikan belas kasih dan cinta terhadap sesama.

Kehidupan yang baik, hubungan yang berkualitas, dan berbuat baik kepada orang lain, adalah sesuatu yang sebagian besar dari yang kita harapkan tanpa pernah tahu jalannya.

Setelah mengulas manfaat memaafkan orang lain maupun diri sendiri di atas, mudah untuk kita melihat bahwa bila mengalami stres, permusuhan, tekanan darah dan nyeri kronis yang lebih rendah, Anda akan lebih bahagia dalam hidup. Juga, jika kita memiliki hubungan yang lebih sehat, kesejahteraan psikologis yang lebih baik, dan koneksi spiritual yang lebih besar, kita akan benar-benar menjalani kehidupan yang penuh sukacita.

Cara Memaafkan Orang Lain

Terkadang sulit untuk memaafkan pada seseorang yang bersalah, padahal manfaat memaafkan bagi kesehatan sangat baik bagi tubuh. Bila kesulitan untuk memaafkan, cobalah tips berikut ini:

1. Terima situasinya

Apa yang terjadi di masa lalu tidak bisa diubah lagi, jadi terimalah fakta tersebut. Karena tak ada seorang pun yang sempurna.

2. Iklas

Memaafkan bukan berarti melupakan yang terjadi. Ini berarti Anda tak lagi menciptakan emosi yang sama dengan yang pernah dirasakan lagi dan lagi dalam pikiran. Belajarlah dari situasi dan bergeraklah.

3. Hindari kata negatif

Kata-kata memiliki kekuatan tersembunyi. “Tidak”, dan “tak pernah”, akan membuat Anda makin terbenam dalam ingatan masa lalu. Jadi, kalimat seperti “saya tak akan pernah bisa bertemu dengannya,” atau “saya tak akan lupa apa yang telah dia lakukan,” harus dihindari.

4. Tulislah

Tuliskan semua hal yang pernah dilakukan dan Anda rasa salah atau apa yang orang lain lakukan terhadap Anda. Menulis bisa membantu membersihkan pikiran. Latihan ini akan membantu Anda menemukan masalah-masalah yang belum terselesaikan dalam pikiran Anda.

5. Berhenti menghakimi diri sendiri

Izinkan diri Anda untuk berbuat salah. Bersikap baiklah dan cintai diri sendiri. Memilih untuk memaafkan diri kemudian maju selangkah dan lepaskan masa lalu. Jika Anda merasa telah mengecewakan seseorang, tak ada salahnya Anda menemuinya dan secara langsung minta maaf.

Anda juga harus memahami apa yang pernah Anda perbuat mungkin tak sebesar itu melukai dirinya. Meminta maaf langsung juga akan membebaskan Anda dari derita pikiran.

Sumber : DokterSehat.Com