loading...
Pengurus
sayuran-anti-kanker-doktersehat

Kanker adalah salah satu penyakit yang hingga sekarang belum ada obatnya. Meski kondisi kanker bisa ditekan atau selnya dihilangkan, pengobatan yang efektif 100 persen masih belum ada. Cara terbaik untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menurunkan risiko terkena kanker. Anda bisa melakukannya dengan melakukan gaya hidup sehat dan mengonsumsi makanan tertentu.

Makanan yang bisa menurunkan risiko kanker

Makanan yang kita konsumsi tidak hanya mengandung nutrisi yang bisa memberikan rasa kenyang dan energi saja. Lebih dari itu, beberapa jenis makanan juga mengandung cukup banyak komponen bermanfaat yang akan membuat Anda jadi sehat dan risiko terkena kanker jadi sangat rendah. Berikut beberapa makanan anti kanker yang bisa Anda konsumsi secara rutin.

  1. Wortel

Mengonsumsi wortel secara rutin bisa membuat kita mendapatkan suplai vitamin A yang seimbang. Selain vitamin A yang baik untuk mata dan penglihatan, sayuran akar yang memiliki warna oranye ini juga bermanfaat untuk mencegah terjadinya beberapa jenis kanker spesifik yang bisa membahayakan tubuh.

Beberapa jenis kanker yang bisa dicegah adalah kanker perut, dari penelitian yang dilakukan ada penurunan risiko 25 persen setelah rutin mengonsumsi wortel. Selanjutnya kanker yang terjadi di paru, mengonsumsi wortel juga bisa menurunkan risiko ini terutama mereka yang aktif merokok.

  1. Kacang-kacangan

Beberapa jenis kacang seperti kacang Brazil memiliki cukup banyak nutrisi bermanfaat seperti selenium. Mengonsumsi kacang jenis ini secara rutin dalam jumlah yang seimbang bisa menurunkan risiko terkena beberapa jenis kanker. Meski penelitian baru dilakukan pada hewan, kemungkinan berpengaruh pada manusia cukup besar.

Kanker yang akan ditekan pertumbuhannya kalau mengonsumsi kacang Brazil terdiri dari kanker colorectal, pankreas, dan kanker yang muncul di lapisan endometrium rahim pada wanita.

  1. Brokoli

Brokoli yang banyak diolah menjadi berbagai jenis makanan ini memiliki cukup banyak manfaat untuk tubuh. Rutin mengonsumsi brokoli akan membuat tubuh mendapatkan suplai sulforaphane. Zat ini adalah senyawa yang sudah diketahui mampu membunuh sel tumor hingga mati dan mengurangi ukuran tumor pada hewan.

Selain tumor yang bisa berubah menjadi kanker, beberapa jenis kanker spesifik di saluran cerna seperti colorectal juga bisa dicegah pertumbuhannya. Anda bisa mengonsumsi brokoli dalam bentuk salad, dibuat sop, atau digoreng tepung.

  1. Kayu manis

Meski penelitian pada manusia masih membutuhkan cukup banyak perjalanan dan data terbaru, kayu manis tetap berpotensi menurunkan risiko kanker. Rutin mengonsumsi kayu manis bisa membuat kanker di dalam tubuh terus ditekan dan tidak berkembang dengan baik.

Selain baik untuk mencegah munculnya sel karsinogenik, kayu manis juga bermanfaat untuk mencegah kenaikan gula darah berlebihan. Inflamasi di dalam tubuh juga bisa diturunkan sehingga baik untuk penderita diabetes.

  1. Minyak zaitun

Minyak zaitun yang dikonsumsi secara rutin untuk bahan makanan mampu menurunkan risiko beberapa penyakit seperti colorectal. Anda bisa menggunakan minyak zaitun setiap hari atau bila diperlukan saja sebagai pengganti minyak kelapa sawit untuk memasak.

6.Kunyit

Sudah sejak lama kunyit digunakan untuk mengatasi berbagai masalah pada tubuh khususnya yang berhubungan dengan inflamasi. Kunyit mampu menurunkan risiko terjadinya masalah pada pencernaan. Kandungan curcumin dari kunyit juga mampu mencegah beberapa jenis kanker. Anda bisa menggunakan kunyit untuk bumbu masakan atau digunakan sebagai bahan jamu.

  1. Buah jeruk

Jeruk mengandung cukup banyak antioksidan yang kuat. Rutin mengonsumsi jeruk setiap hari akan membuat Anda bebas dari sakit. Kandungan antioksidan dari jeruk mampu menekan sel kanker untuk tumbuh khususnya kanker pankreas dan juga kanker perut.

  1. Biji rami

Biji rami yang selama ini banyak dikonsumsi memiliki cukup banyak manfaat untuk tubuh. Selain menjadi sumber serat dan juga omega-3 yang cukup tinggi, biji ini juga dianggap mampu mengurangi pertumbuhan kanker. Dari beberapa penelitian yang dilakukan setidaknya kanker payudara dan prostat bisa dicegah untuk terus tumbuh.

Biji rami atau flaxseed juga membantu Anda dalam melancarkan buang air besar. Dengan kemampuan ini, kemungkinan terjadi gangguan di usus dan anus tidak akan terjadi. Kanker colorectal bisa dicegah kemunculannya.

  1. Tomat

Tomat adalah sayuran yang sering digunakan untuk tambahan bumbu, sambal, atau dibuat menjadi jus. Ternyata di dalam buah tomat yang memiliki rasa asam dan manis ini terapat antioksidan bernama likopen yang sangat kuat, dari beberapa studi yang dilakukan pada puluhan ribu orang didapatkan data kalau tomat mampu menurunkan risiko kanker prostat.

Anda bisa mengonsumsi tomat dalam bentuk apa saja. Namun, pastikan untuk mengonsumsi tomat dalam kondisi segar. Jangan menggunakan pasta tomat atau sejenis yang sudah dikemas dan ada bahan pengawetnya.

  1. Bawang putih

Bawang putih yang banyak kita gunakan sebagai bumbu masakan ternyata memiliki komponen anti kanker yang cukup kuat. Di dalam bawang putih segar terdapat komponen allicin yang mampu membunuh sel kanker dari beberapa studi yang dilakukan. Ke depannya, kemampuan ini akan terus dikembangkan untuk mendapatkan obat kanker yang efektif.

Mengonsumsi bawang putih setiap hari akan membuat tubuh Anda bebas dari kanker. Beberapa jenis kanker yang bisa dicegah pertumbuhannya adalah kanker perut, prostat pada pria, dan colorectal pada semua orang.

Dengan rutin mengonsumsi makanan di atas, kemungkinan tubuh mengalami berbagai jenis kanker di tubuh akan rendah. Tubuh akan selalu sehat dan sel tumor biasa atau yang berisiko kanker di tubuh tidak muncul. Selain menggunakan makanan di atas, ada baiknya Anda juga melakukan diet yang baik dan tidak melupakan olahraga.

Sumber : DokterSehat.Com